Akhir Pekan, Banyak Sentimen Buruk “Hantui” Pasar Keuangan

Ilustrasi kinerja IHSG. Ist

fokumedan : Bursa di AS kembali masuk dalam zona merah meski tidak memberikan dampak besar bagi kinerja bursa di Asia khususnya tanah air. IHSG sendiri mengikuti jejak sejumlah bursa Asia yang bergark naik sekalipun ada tekanan dari bursa di AS, IHSG dibuka menuat di level 5.112,22.

Sementara itu, kinerja mata uang rupiah bergerak sedikit melemah dikisaran 14.707 per US Dolar. Lagi-lagi baik rupiah dan IHSG akan bergerak dikisaran level psikologis. Rupiah akan berkutat dikisaran 14.700, dan IHSG akan berada dikisaran 5.100.

“Secara teknikal level ini akan sulit untuk dilewati dan cenderung akan menjadi level harga yang membuat Rupiah dan IHSG akan berkonsolidasi,” kata Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Jumat (16/10/2020).

Sementara itu, sejumlah sentimen kurang baik datang dari kebijakan pemerintah AS yang dinilai masih gamang dalam menyepakati stimulus. Selanjutnya aksi demonstrasi yang terjadi di Thailand menjadi kabar buruk baru yang bisa menjadi sentimen negatif bagi pasar keuangan domestik.

“Dan ada beberapa kabar buruk di akhir pekan. Diantaranya adalah buruknya penyebaran kasus Covid-19 di Eropa yang memberikan pukulan bagi pasar keuangan. Selain itu, tensi hubungan China dan AS yang terus memanas di laut China Selatan,” tandasnya.(ng)