Sekjen PAN Ragukan Informasi Amien Rais Deklarasi Partai Baru Bulan Desember

fokusmedan : Sekjen PAN Eddy Soeparno meragukan informasi bahwa Amien Rais bakal mendeklarasikan partai barunya pada bulan Desember nanti yang diungkap oleh loyalisnya, Agung Mozin. Sebab, Eddy menyebut bahwa Agung merupakan kader yang diberhentikan oleh PAN.

“Pak Agung Mozin itukan adalah mantan pengurus PAN ya, mantan pengurus PAN yang kita keluarkan kita berhentikan dari partai, bukan karena dia keluar, bukan, kami berhentikan dari partai gitu ya. Jadi mungkin perlu dicek juga apakah informasi yang disampaikan oleh Pak Agung itu valid atau tidak,” kata Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8).

Eddy lantas menyinggung pihak yang masih belum menerima hasil kongres PAN di Kendari yang kembali memilih Zulkifli Hasan sebagai ketua umum. Dia pun menegaskan, rekonsiliasi di tubuh PAN saat ini tetap berjalan.

“Tetapi begini, saya tidak mau berandai-andai. Tetapi saya lihat justru setelah kongres PAN itu kita melihat adanya rekonsiliasi dan rekonsiliasi itu cepat terlaksana. Memang masih ada yang belum bisa bergabung secara penuh ‘masih baper’ gitu ya, tetapi kita melihat rekonsiliasi itu berjalan, semangat baru itu besar sekali,” tuturnya.

Terlebih, lanjut Eddy, kepengurusan saat ini PAN didukung dua mantan ketua umumnya, yakni Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa. Dia bilang, dua tokoh itu semangat membantu PAN.

“Karena untuk pertama kalinya partai ini ikut diurus oleh ketua umum dan mantan dua ketua umum, Pak Soetrisno Bachir, Pak Hatta Rajasa rajin dan sangat getol untuk bisa membantu partai ini ke depannya,” katanya.

Bakal Terima Kembali Hanafi Rais

Eddy juga mengatakan, bahwa DPP PAN akan menerima kembali putra sulung Amien Rais, Hanafi Rais jika batal mundur sebagai kader. Hanafi diketahui telah menyampaikan surat pengunduran diri sebagai kader kepada DPP PAN.

“Tentu bagi kami kehadiran Mas Hanafi, kalau jika beliau merasa kembali ke PAN pasti akan kita terima dengan tangan terbuka,” kata Eddy.

Eddy menambahkan, bahwa PAN menghormati keputusan Hanafi mundur dari partai. Namun, Hanafi tetap memiliki kompetensi dengan mengabdi di bidang lain untuk masyarakat meski tidak di partai.

“Kami menghormati keputusan Mas Hanafi, dan kami ucapkan selamat jika memang ingin memiliki kegiatan di bidang lain, pengabdian di bidang pendidikan, sosial. Dan saya kira Mas Hanafi adalah orang yang sangat kompeten untuk melakukan pengabdian selain parpol,” tutur Eddy.

Hanafi sendiri sebelumnya mengisi jabatan Ketua Fraksi PAN DPR RI. Kursi tersebut kini diisi Saleh Partaonan Daulay sebagai pelaksana harian (Plh). Eddy pun mengatakan, untuk pergantian Ketua Fraksi PAN definitif masih dalam proses.

“Nanti kita sedang berproses, saya kira mudah-mudahan nggak lama lagi kita bisa ini. Tetapi untuk sementara kita menghargai dulu Hanafi,” tandasnya.(yaya)