Harga Cabai Merah di Medan Masih Bertahan Mahal

Harga cabai merah di pasar tradisional meroket ke Rp50 ribu per Kg. Ist

Fokusmedan.com : Harga cabai merah di Kota Medan dan sekitarnya masih bertahan di atas Rp50 ribu per Kg. Berdasarkan hasil pemantauan PIHPS (pusat informasi harga pangan strategis) harga cabai merah dikota medan ditransaksikan rata rata 55.250 per Kg.

Sementara yang paling mahal ada di wilayah Gunungsitoli yang mencapai 67.500 per Kg nya. Sementara cabai rawit di Kota Medan dijual rata-rata Rp58 ribu per Kg, dan paling mahal masih Kota Gunungsitoli yang mencapai Rp75 ribu per Kg.

Ekonom Sumut Gunawan Benjamin mengatakan, mahalnya harga cabai di luar wilayah Sumut, seperti di Pulau Jawa menjadi pemicu memburuknya kinerja harga cabai di wilayah ini.

Sementara itu, sejumlah komoditas lainnya terpantau mengalami kenaikan. Masih mengacu kepada PIHPS, harga gula pasir lokal rata-rata di kota medan dijual 16.200 per Kg. Sementara di Kota Padangsidimpuan dalam 5 hari terakhir harga gula pasir melompat Rp1.000 per Kg menjadi Rp17 ribu per Kg nya.

“Kenaikan harga gula pasir tidak terlepas dari kebijakan proteksi yang dilakukan negara eksportir gula. Ditambah lagi belakangan ada pelemahan mata uang rupiah,” terangnya.

Selanjutnya, harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Rata-rata di Kota Medan di jual Rp27.700 per Kg dari posisi sepekan sebelumnya seebsar Rp22.700 per Kg nya. Harga paling mahal ada di kota sibolga yang mencapai Rp32 ribu per Kg.

“Kenaikan harga bawang merah masih terbilang wajar seiring dengan pasokan bawang merah yang mulai menurun di pasar. Dan harga bawang merah yang dipasar masih mencerminkan harga keekonomiannya,” katanya.

Sementara itu, harga daging ayam mengacu kepada PIHPS di kota medan dalam sepekan terakhir naik Rp900 per kilo menjadi Rp27.900 per Kg nya.

Harga daging ayam sejauh ini juga masih bisa dikatakan murah. Masih mudah buat masyarakat untuk menemukan harga daging ayam yang dijual dikisaran Rp25 ribuan per Kg.

“Harga daging ayam secara keseluruhan masih belum bersahabat dengan peternak. Selebihnya untuk harga pangan di kota medan maupun Sumut terpantau stabil,” tuturnya.

Beras, minyak goreng, daging sapi, telur ayam dan bawang putih terpantau stabil. Berdasarkan perubahan harga kebutuhan pangan di wilayah Sumut, sejauh ini Sumut berpeluang mencetak inflasi.

“Namun jelang akhir tahun ini pemerintah harus mewaspadai lompatan konsumsi. Walaupun disisi lain, sejumlah peternak mulai melakukan penyesuaian stok. Dan stok bahan pangan di level petani juga masih terganggu dengan gangguan el nino,” pungkasnya. (ng)