IMM Menduga Video Ismail Bolong ‘Serangan Balik’ Terhadap Komjen Agus Andrianto

Fokusmedan.com : Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara Arifudin Bone menyesalkan beredarnya video pengakuan seorang oknum purnawirawan polisi bernama Ismail Bolong yang menimbulkan polemik.

Dalam video tersebut, Ismail Bolong mengaku pernah memberikan setoran sebesar Rp 6 Miliar kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto untuk mengamankan bisnis tambang ilegalnya.

“Tentu saja hal ini menimbulkan stigma negatif terhadap institusi kepolisian di masyarakat,” sebut Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara Arifudin Bone.

Terlebih lagi, lanjutnya, video ini beredar justru setelah Komjen Agus Andrianto berkontribusi besar atas pengungkapan kasus terbunuhnya Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Mantan Karo Paminal Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan di kawasan Duren Tiga, Jakarta.

“Jujur kita heran, mengapa laporan hasil penyelidikan (LHP) terkait kasus tambang ilegal dengan nomor R/ND-137/III/WAS.2.4/2022/Ropaminal yang ditandatangani oleh Hendra Kurniawan selalu Eks Karo Paminal tidak diproses saat itu? Mengapa harus sekarang?” ungkapnya.

Ia menduga, beredarnya video Ismail Bolong tersebut merupakan  ‘serangan balik’ terhadap Komjen Agus Andrianto.

“Dan ini justru membuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin menurun. Padahal, kami selaku mahasiswa ingin Polri menjadi institusi negara yang disegani dalam penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.(ril)