
Fokusmedan.com : Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Utara (Sumut) menyelenggarakan kegiatan Oil Palm Marathon (OLPAMAR) ke-2 di Kebun Pabatu, PTPN-4, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (19/11/2022). Kegiatan ini dukungan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDPKS) dan Holding Perkebunan Nusatara PT. Perkebunan Nusantara III.
Ketua Panitia Oil Palm Marathon ke-2, Kacuk Sumarto mengatakan, akibat maraknya wabah Covid-19 selama dua tahun ,acara tahunan OLPAMAR ini dihentikan dan baru dilanjutkan pada tahun 2022. Pertama kali diselenggarakan secara langsung di Bangun Bandar, Kabupaten Serdang Bedagai, 13 Oktober 2019 dengan peserta saat itu adalah 2.423 orang termasuk 32 orang peserta dari Luar Negeri.
“OLPAMAR ke-2 in sifatnya adalah ‘trail marathon’ karena menggunakan jalanan di perkebunan dan mengingat pandemi masih menghangat. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.493 peserta dan melombakan untuk jarak 5K, 10K, Half Marathon dan full Marathon, baik kelompok laki-laki maupun perempuan, dan lingkup nasional maupun internasional (full professional) serta hadiah hampir Rp500 juta,” ujarnya, Minggu (20/11/2022).
OLPAMAR ke-2, lanjutnya, start seharusnya dimulai pada pukul 05.15 WIB, namun karena kondisi hujan gerimis maka start baru bisa dimulai pukul 06.30 WIB.
“Kondisi lapangan menjadikan kesulitan sendiri bagi para pelari untuk memacu larinya, karena harus menghindari tempat-tempat yang becek, berlumpur dan bahkan lincin. Meskipun demikian seluruh pelari bisa menyelesaikannya dengan baik,” terangnya.
Kacuk Sumarto menjelaskan, OLPAMAR merupakan program kampanye positif pengusahaan kelapa sawit melalui kegiatan olah raga dan kuliner. OLPAMAR ini dapat secara langsung diselenggarakan di perkebunan kelapa sawit, peserta dapat melihat langsung di lapangan, mengenai pengusahaan kebun kelapa sawit yang baik dan benar yakni tetap dalam mengemban misi menjaga kelestarian lingkungan, konservasi dan keaneragaman hayati disamping untuk merasakan kehidupan dan tenang dan segar dengan udara bersih tanpa polusi di perkebunan sawit.
“OLPAMAR secara tidak langsung, dapat diselenggarakan di luar perkebunan kelapa sawit namun dengan tetap membawa misi yang sama dengan diatas. Baik secara langsung maupun tidak langsung, selalu melibatkan UMKM setempat untuk bisa membuka usaha kuliner diacara tersebut,” ujarnya.
OLPAMAR ke-2 dimeriahkan juga dengan Kuliner UMKM lokal dan berbagai hiburan kesenian, serta ada demo ‘aero sport dengan sebagian menggunakan bahan bakar bensin sawit. (ng)
