
Fokusmedan.com : Seorang bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) berinisial MIA (11) warga Jalan Umar Baki Kelurahan Payaroba Kecamatan Binjai Barat, meninggal dunia diduga menjadi korban pengeroyokan oleh teman-teman sekolahnya.
Korban diketahui meninggal pada Senin (23/5/2022) silam. Awalnya, pihak keluarga sama sekali tidak menyangka kalau korban meninggal karena dianiaya beramai-ramai.
Sebelum meninggal, Sabtu (21/5/2022), korban pulang sekolah dalam keadaan sakit, panas badannya (demam), dan dirawat mandiri dengan memberikan obat yang dibeli dari apotik.
Akan tetapi, sakitnya tidak juga sembuh hingga akhirnya Senin siang korban menghembuskan nafas terakhirnya.
“Semula orang tua almarhum tidak berprasangka buruk terhadap kematian anaknya dan menganggap kematiannya diakibatkan karena sakit (wajar),” kata Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Junaid, Kamis (9/6/2022) malam.
Namun, 2 minggu setelah kematian korban, lanjutnya mengatakan, pihak keluarga mendapatkan kabar kalau almarhum menderita sakit karena dianiaya dan dikeroyok oleh teman-teman sekolahnya.
Mendengar informasi, Junaidi menuturkan tersebut orangtua korban merasa terpukul dan tidak dapat menerima. Dan selanjutnya melakukan komunikasi dengan pihak sekolah namun tidak terakomodir.
Rabu (8/6/2022) berita kematian korban diduga dianiaya pun beredar luas di medsos.
“Sehingga orang tua korban memviralkannya ke medsos,” ujarnya.
Berita kematian bocah SD ini lalu beredar luas di medsos. Pihak kepolisian yang mendapat informasi ini lalu menindaklanjutinya.
Bahkan Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting bersama Kasat Reskrim langsung turun tangan mendatangi keluarga korban di rumah duka.
“Di rumah duka Kapolres menyampaikan kepada orang tua almarhum untuk segera membuat laporan ke Polres Binjai agar kasusnya dapat ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku, ” jelasnya.
Guna mempercepat penanganan kejadian tersebut Kapolres Binjai membawa serta Kasat Reskrim AKP M. Rian Permana, S.I.K, Kasat Intelkam AKP Ruswandi, Kanit Pidum Iptu H. Purba, Str,IK, Kanit Intel Polsek Binjai Barat Iptu Awaluddin Putra dan Ps. Kasihumas Polres Binjai Iptu Junaidi.
Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. “Kasus ini menjadi atensi dan sedang didalami,” tukasnya.
(Rio)
