Tanggapan Satgas Covid-19 Sumut Soal Corona Virus Flu Biasa

Ilustrasi vaksin Covid-19. Reuters

fokusmedan : Tujuh orang dokter asal Negara Eropa membeberkan, bahwasanya pandemi Covid-19 tidak ada dan mengklaim virus SARS-CoV-2 (virus corona) hanya sebagai flu biasa.

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menilai, pernyataan yang disampaikan oleh aliansi dokter tersebut memang sah-sah saja. Menurutnya, boleh saja para dokter Eropa itu berpendapat, walau kata dia, kenyataannya Covid-19 berbeda dari flu biasa.

“Namun yang jelas, para ahli kita di Indonesia punya landasan ilmiah tentang kajian Covid-19. Hal ini juga sudah diteliti dan dikaji, bahkan WHO juga melakukannya,” ungkapnya, Selasa (27/10/2020).

Karenanya, Aris yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut menegaskan, pihak Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut tentunya tidak sependapat dengan klaim yang dikeluarkan oleh aliansi dokter dunia tersebut.

Selain itu Aris menyebutkan, keberadaan Covid-19 juga sudah diakui oleh seluruh dunia sebagai pandemi, dengan korban yang telah terbilang banyak.

“Bahkan pengakuan itu juga diakui oleh negara-negara dari aliansi dokter sedunia itu,” ucapnya.

Sebagaimana yang diketahui, dalam video berdurasi kurang lebih 8 menit, aliansi dokter dunia ini menampilkan seorang dokter asal Jerman yang menyatakan jika Covid-19 adalah tidak benar.

“Kami adalah dokter, ilmuan dan aktivis perdamaian dan kami semua mengatakan peristiwa Covid-19 ini tidaklah benar. Dan kami memiliki tugas terutama sebagai dokter untuk menyampaikan kebenaran,” kata Heiko Schoning, yang mengaku seorang dokter medis dari Jerman.

Selain itu dokter lainnya dalam video tersebut menambahkan, mendorong narasi bahwa virus corona Covid-19 jauh lebih jahat dan lebih bahaya daripada yang sebenarnya.

“(Karena) kenyataannya adalah tidak lebih jahat dari musim flu yang buruk,” sebutnya.(riz)