Ketegangan Iran–AS Tekan Pasar, Emas Melemah, IHSG Anjlok 2,19 Persen

Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia.

Fokusmedan.com : Harga emas dunia pada perdagangan sore hari ini mengalami pelemahan ke level 4.624 dolar AS per ons troy, atau setara sekitar Rp2,53 juta per gram.

Menurut Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, pelemahan ini terjadi di tengah memudarnya harapan perdamaian dalam konflik Iran–AS. Pelaku pasar kembali mengkhawatirkan potensi gangguan pasokan minyak global jika konflik semakin meluas, meskipun Amerika Serikat telah memberi sinyal akan mengakhiri perang dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Di sisi lain, Iran membantah klaim Amerika Serikat terkait upaya gencatan senjata. Kondisi tersebut memicu respons negatif di pasar keuangan global.

“Bursa saham Asia kembali bergerak di zona merah, dan IHSG ditutup melemah cukup dalam sebesar 2,19 persen ke level 7.026,78. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG konsisten berada di zona negatif,” ujar Gunawan, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan, IHSG sempat menyentuh level terendah di 7.019. Jika tekanan berlanjut pada perdagangan berikutnya, indeks berpotensi menguji level psikologis 7.000.
Sementara itu, nilai tukar rupiah juga ditutup melemah ke level Rp16.990 per dolar AS. Bahkan, selama sesi perdagangan berlangsung, rupiah sempat menyentuh kisaran Rp17.000 per dolar AS.

Gunawan menjelaskan, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS (USD Index) yang berada di level 100,11, serta kenaikan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang menembus 4,3 persen.
Selain itu, lonjakan harga minyak mentah dunia di kisaran 107 hingga 108 dolar AS per barel turut memicu tekanan pada pasar keuangan, khususnya sektor saham. (ram)