Viral Joget MBG Untung Rp6 Juta per Hari, Satu Dapur Langsung Disuspend

Viral joget MBG untung Rp6 juta per hari.

Fokusmedan.com : Aksi seorang pria yang berjoget di dalam dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak jadi perbincangan hangat publik.

Video tersebut memicu berbagai spekulasi, hingga akhirnya Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa pria dalam video tersebut memang terlibat dalam program MBG dan tercatat memiliki tujuh titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, dari keseluruhan titik tersebut, baru satu dapur yang benar-benar beroperasi.

“Enam lainnya belum beroperasi,” ujarnya dalam keterangan dikutip, Rabu 25 Maret 2026.

Pernyataan ini sekaligus membantah anggapan yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas pria tersebut. BGN juga memastikan bahwa program MBG tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau bisnis tertentu.

Sebagai tindak lanjut, BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dapur yang sudah berjalan. Langkah ini diambil setelah ditemukan ketidaksesuaian dengan standar teknis yang telah ditetapkan, khususnya terkait tata letak dapur.

BGN menekankan bahwa setiap dapur MBG wajib mengikuti aturan yang telah ditentukan, mulai dari alur kerja hingga penataan ruang, demi menjamin kualitas dan keamanan makanan.

Sementara itu, enam dapur lain yang belum beroperasi kini akan diawasi secara ketat, baik dalam tahap pembangunan maupun saat nantinya mulai digunakan.

Tak hanya soal teknis, BGN juga menyoroti tindakan pria tersebut yang membuat konten di area dapur tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD). Padahal, penggunaan APD merupakan standar wajib untuk menjaga kebersihan serta keamanan makanan dalam program ini.

Nanik menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa dapur MBG bukan tempat untuk aktivitas hiburan yang melanggar aturan. Ia pun mengingatkan seluruh mitra SPPG agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran.

“Ini harus jadi pembelajaran bagi yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, viral tarian MBG yang disebut-sebut mampu menghasilkan keuntungan hingga Rp6 juta per hari bikin heboh publik.

Pemilik SPPG, Hendrik Irawan, resmi melaporkan dua akun media sosial ke pihak berwajib terkait dugaan pelanggaran hukum yang merugikan dirinya.

Hendrik mengungkapkan, laporan tersebut dilayangkan setelah dirinya merasa dirugikan oleh aktivitas dua akun berbeda di media sosial.

Salah satu akun diduga mengunggah konten miliknya yang joget tarian MBG untung Rp6 juta/hari tanpa izin, sementara akun lainnya disebut melakukan pencemaran nama baik melalui unggahan yang berisi cacian tanpa dasar.

“Hari ini ada dua akun yang saya laporkan, yang pertama akun yang mengup tanpa seizin saya dan itu sudah masuk ranahnya hukum,” katanya dikutip, Senin 23 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap hak dan reputasinya, sekaligus memberi efek jera bagi pihak-pihak yang dinilai menyalahgunakan media sosial.

“Yang kedua ada Instagram yang membabi buta mencaci maki saya tanpa ada dasar, tanpa ada bukti, nah itulah delik aduannya,” ujar Hendrik Irawan. (Rio)