KA Sribilah Utama Tabrak Minibus di Perlintasan Liar Tebing Tinggi, 8 Penumpang Dilarikan ke RS

KA Sribilah Utama tabrak minibus di perlintasan liar Tebing Tinggi.

Fokusmedan.com : Kecelakaan kereta api kembali terjadi di Sumatera Utara. Kereta Api (KA) Sribilah Utama relasi Rantau Prapat–Medan menabrak sebuah minibus di perlintasan liar KM 83+300, petak jalan Stasiun Laut Tador–Stasiun Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) petang sekitar pukul 18.24 WIB.

Akibat insiden tersebut, lokomotif KA mengalami kerusakan serius, sementara delapan penumpang minibus mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, masinis KA Sribilah Utama telah membunyikan suling lokomotif (semboyan 35) berulang kali sebagai tanda peringatan. Namun, minibus tiba-tiba melintas di jalur kereta tanpa palang pintu, tanpa berhenti atau memastikan kondisi jalur aman.

Tabrakan pun tak terhindarkan, mengingat jarak kereta dengan kendaraan sudah terlalu dekat. Insiden ini berdampak pada perjalanan KA serta menyebabkan gangguan operasional.

Seluruh kru dan penumpang KA Sribilah Utama dipastikan selamat dan tidak mengalami luka. Lokomotif mengalami kerusakan dan tidak dapat melanjutkan perjalanan secara mandiri.

Delapan penumpang minibus dievakuasi oleh petugas KAI, kepolisian, serta warga sekitar ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

KAI mengerahkan lokomotif penolong dari Stasiun Tebing Tinggi. KA Sribilah Utama baru dapat melanjutkan perjalanan menuju Medan pada pukul 19.56 WIB, dengan total keterlambatan 84 menit.

Pelaksana Tugas (Plt) Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan rasa prihatin atas kecelakaan tersebut sekaligus memohon maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Pastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas. Lebih baik kehilangan satu menit untuk waspada daripada kehilangan nyawa dalam sekejap,” ujar Anwar, Rabu (21/1/2026) malam.

Sebagai upaya pencegahan kecelakaan, KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk berhenti sejenak sebelum melintasi rel kereta. Kemudian menengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang melintas serta membuka kaca jendela kendaraan dan mengecilkan volume audio agar suara peringatan kereta dapat terdengar jelas. (ng)