
Fokusmedan.com : PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah berhasil melayani ratusan ribu penumpang dan puluhan ribu kendaraan selama periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Layanan ini mencakup lintasan vital antara Pelabuhan Bakauheni dan Merak. Total pelanggan yang dilayani mencapai 647.989 orang dan 157.257 unit kendaraan.
Data tersebut dihimpun sejak tanggal 15 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, menandai puncak mobilitas masyarakat di akhir tahun. Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktavianti, menyampaikan informasi ini dari Lampung Selatan pada Minggu. Perusahaan memastikan kelancaran arus penyeberangan selama periode sibuk tersebut.
Pengelolaan arus mudik dan balik sepenuhnya berada di bawah kendali manajemen ASDP, baik di area pelabuhan maupun di atas kapal. Prioritas utama ASDP adalah aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran layanan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan. Hal ini menjadi fokus utama dalam setiap operasional.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni
Selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Pelabuhan Bakauheni mencatat volume pergerakan yang tinggi. Total penumpang yang dilayani dari H-10 hingga H+9 mencapai 647.989 orang. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk bepergian dan memanfaatkan layanan penyeberangan ASDP.
Selain itu, jumlah kendaraan yang melintasi Pelabuhan Bakauheni juga signifikan, mencapai 157.257 unit. Data ini mencakup berbagai jenis kendaraan, mulai dari kendaraan pribadi hingga angkutan umum yang ingin menyeberang antara Sumatra dan Jawa. Peningkatan volume ini menjadi tantangan tersendiri bagi operasional ASDP Bakauheni Nataru, namun berhasil diatasi.
Bunga Herlina Oktavianti juga menambahkan bahwa pada tanggal 3-4 Januari 2026, data posko 24 jam Pelabuhan Bakauheni masih menunjukkan aktivitas padat. Tercatat 40.131 orang penumpang dan 9.685 unit kendaraan melintas, menunjukkan arus balik yang masih kuat. Situasi ini mengindikasikan bahwa arus balik masih terus berlangsung dengan lancar dan terkendali.
Meskipun demikian, kondisi di Pelabuhan Bakauheni tetap terpantau lancar, dengan kantong parkir dan ruang tunggu yang masih menunjukkan aktivitas calon penumpang. Manajemen ASDP terus memantau dan mengoptimalkan setiap aspek layanan untuk memastikan kelancaran arus. Kelancaran arus menjadi fokus utama dalam setiap penanganan selama periode Nataru.
Prioritas Keselamatan dan Kelancaran Layanan ASDP
Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan komitmen penuh terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa. Seluruh proses layanan penyeberangan, baik saat arus mudik maupun balik, dikendalikan secara menyeluruh oleh manajemen ASDP. Ini mencakup koordinasi di pelabuhan dan di atas kapal untuk memastikan standar keamanan terpenuhi.
ASDP memprioritaskan aspek keselamatan sebagai hal utama, diikuti kenyamanan dan kelancaran layanan. Hal ini penting untuk memastikan pengalaman perjalanan yang positif dan aman bagi semua pelanggan yang menggunakan jasa penyeberangan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan ASDP Bakauheni Nataru.
Posko operasional berjalan konsisten, mulai dari tahap perencanaan yang matang, pelaksanaan di lapangan, hingga pengendalian dan evaluasi harian. Konsistensi ini memastikan bahwa setiap potensi kendala dapat diidentifikasi dan diatasi dengan cepat dan efektif. Evaluasi rutin menjadi kunci keberhasilan operasional selama periode padat.
“Kami terus memastikan layanan berjalan optimal di lintasan utama Pulau Sumatra menuju Jawa,” ucap Bunga Herlina Oktavianti, Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Pernyataan ini menegaskan dedikasi ASDP dalam menyediakan konektivitas antar pulau yang efisien dan aman bagi masyarakat. Komitmen ini berlaku untuk semua periode operasional, terutama saat Nataru.(yaya)
