Basarnas Medan Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Besitang, Satu Korban Meninggal Dunia

Personel Basarnas Kelas A Medan melaksanakan operasi evakuasi terhadap sejumlah warga yang terjebak banjir di Langkat.

Fokusmedan.com : Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan melaksanakan operasi evakuasi terhadap sejumlah warga yang terjebak banjir di Desa Pekan Besitang, Dusun Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, sejak malam hingga pagi tadi. Banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang menyebabkan Sungai Besitang meluap dan merendam permukiman warga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika menyampaikan bahwa tim langsung diberangkatkan setelah menerima informasi dari BPBD Langkat dan perangkat desa setempat.

“Setelah memperoleh laporan bahwa terdapat warga yang terjebak banjir dan membutuhkan evakuasi, kami segera mengerahkan dua tim rescue berjumlah 14 orang, lengkap dengan peralatan seperti perahu karet, life jacket, dan helm keselamatan. Prioritas kami adalah memastikan seluruh warga dapat dievakuasi dengan aman,” ujar Hery Marantika.

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas Medan, BPBD Langkat, TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat, menyisir kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai 80–160 cm. Sejumlah warga lanjut usia, perempuan, dan anak-anak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat menggunakan perahu karet dan truk Basarnas menuju titik aman yang disiapkan pemerintah desa.

Di lokasi yang sama, tim juga mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia. Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat.

Hery Marantika menegaskan bahwa pihaknya masih terus memantau kondisi mengingat curah hujan di wilayah Langkat dan sekitarnya masih tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Jika terjadi peningkatan debit air, segera hubungi aparat setempat atau layanan darurat 115 Basarnas,” katanya.

Tim SAR Gabungan masih berupaya menjangkau permukiman warga yang terisolasi akibat banjir. (Rio)