Kelompok MKWK 14 Perundungan USU Sosialisasi Anti-Bullying di SMPN 34 Medan

Kelompok MKWK 14 Perundungan Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan sosialisasi anti-bullying. [Dok Ist]

Fokusmedan.com – Kelompok MKWK 14 Perundungan Universitas Sumatera Utara (USU) mengadakan sosialisasi anti-bullying di SMP Negeri 34 Medan pada Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan dan mendorong keberanian mereka untuk melapor jika melihat atau mengalami tindakan tersebut.

Sosialisasi diikuti sekitar 60 siswa-siswi dari kelas VIII-G dan IX-A dengan durasi kurang lebih tiga jam. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, penayangan short film tentang bullying, pembagian hadiah, ice breaking, games, pengisian angket, serta penyerahan plakat dan sesi foto bersama.

Kelompok MKWK 14 Perundungan menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian siswa dalam menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa mampu mengenali bentuk bullying dan lebih berani untuk melapor jika menjadi korban atau menyaksikan perundungan,” ujar Ganang Tri Nugroho selaku ketua dari kelompok ini.

Di sisi lain, Muliatun S.Pd Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMP Negeri 34 Medan mengakui bahwa kasus perundungan memang pernah terjadi di sekolah, namun jumlahnya kini semakin menurun karena sekolah rutin memberikan pengarahan.

“Perundungan sih pernah, cuman jarang. Belakangan ini sudah ditangani lagi karena selalu dikasih pengarahan,” ujar Guru BK SMPN 34.

Hal senada disampaikan Wakil Kesiswaan, Sori Muda Harahap S.Ag yang menjelaskan bahwa perundungan di kalangan siswa kerap berawal dari candaan.

“Perundungan terjadi karena mengejek. Main-main awalnya, tapi si anak merasa tersinggung,” jelas Wakil Kesiswaan SMPN 34.

Materi yang disampaikan Kelompok MKWK 14 mencakup pengenalan apa itu bullying, bentuk-bentuk bullying, faktor penyebab, dampak bagi korban, serta langkah pencegahan.

Sosialisasi ini mengangkat tema “Peran Generasi Muda dalam Mencegah Tindakan Perundungan di Lingkungan Pendidikan” sebagai ajakan agar siswa membangun empati, menghargai sesama, dan berani melapor kepada guru atau wali kelas jika mengetahui adanya tindakan perundungan.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan berharap sosialisasi dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperluas pemahaman siswa mengenai bullying, terutama pada tingkat kelas yang lebih banyak.