Kolaborasi Pengembangan Wisata Halal, Poltekpar Medan MoU dengan UIN Sumut

Penandatanganan MoU antara Poltekpar Medan dan UIN Sumut terkait pengembangan wisata halal. Ist

Fokusmedan.com : Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), Selasa (27/8/2024) di kampus Poltekpar Medan. Kerja sama yang akan dijalin keduabelah pihak adalah penguatan Tri Dharma perguruan tinggi khususnya pada bidang pariwisata dengan konsep halal.

Dalam pertemuan ini hadir Rektor UINSU Prof Dr Nurhayati, MAg yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr Muzakkir, MAg dan Poltekpar Medan di hadiri langsung oleh Direktur Poltekpar Medan Dr Ngatemin, SPd, MSi.

Direktur Poltekpar Medan Dr Ngatemin, SPd, MSi mengatakan, Poltekpar Medan dan UIN Sumut merupakan lembaga Pendidikan Tinggi yang berfungsi dan bertugas menjalankan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat serta mengembangkan dan membentuk sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen akan menjalin kerjasama terutama dalam peningkatan sumber daya manusia pariwisata terutana untuk konsep wisata halal,” ujarnya melalui keterangan, Minggu (1/9/2024).

Poltekpar Medan dan UIN Sumut, lanjutnya, sepakat untuk mensinergikan kegiatan-kegiatan yang saling terkait dalam suatu kegiatan bersama seperti pelaksanaan kegiatan program seminar dan workshop bersama tentang ekonomi pariwisata terutama terkait potensi wisata halal di Sumatera Utara.

Bidang lain adalah perencanaan strategi pengembangan ekonomi pariwisata halal, pembahasan tantangan dan peluang pengembangan pariwisata halal serta pengolahan usaha makanan dan minuman halal.

Pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat desa wisata mengenai standar dan sertifikasi halal juga menjadi salah satu bagian yang akan dikerjasamakan melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

“Kerjasama ini harapkan dapat menjadi salah satu wadah pengembangan pariwisata halal di Sumatera Utara, selain untuk kemajuan pendidikan pariwisata tetapi juga untuk pengembangan destinasi wisata dengan konsep halal,” pungkasnya. (ng)