14/06/2024 6:11
SUMUT

2 Calon Jemaah Haji Asal Sumut Wafat akan Dibadalhajikan dan Dapat Asuransi

Sekretaris PPIH Embarkasi Medan, Zulfan Efendi beri keterangan.

Fokusmedan.com : Sebanyak dua jemaah haji asal Provinsi Sumatera Utara wafat di tanah suci sepanjang proses pemberangkatan jemaah haji Embaraksi Medan Tahun 1445 H / 2024 M.

Sekretaris PPIH Embarkasi Medan, Zulfan Efendi mengatakan, calobn jemaah haji yang wafat atas nama Aurisnayati Abdul Jalil (61 tahun) Kloter 12 asal Kabupaten Deli Serdang, wafat di Rumah Sakit Arab Saudi Mekah tanggal 7 Juni 2024.

“Satu orang lagi jemaah yang wafat atas nama Ruhum Hasibuan (61 tahun) Kloter 10 asal Kabupaten Padang Lawas, wafat di Rumah Sakit King Faisal Mekah tanggal 9 Juni 2024,” ungkapnya di Asramam Haji Medan, Senin (10/6/2024).

Sekretaris PPIH embarkasi Medan menyebutkan, Kementerian Agama memastikan jemaah haji yang wafat akan dibadalhajikan dan mendapat asuransi. “Asuransi diberikan sejak jemaah masuk asrama, waktu pemberangkatan, dan ketika mereka masih di asrama saat pemulangan.

Dalam keterangannya, Zulpan Efendi menyampaikan bahwa ada dua jenis asuransi yang disediakan, yaitu asuransi jiwa dan kecelakaan. Jemaah wafat diberikan asuransi sebesar minimal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi.

“Jemaah wafat karena kecelakaan diberikan dua kali Bipih per embarkasi. Sementara jemaah kecelakaan yang mengalami cacat tetap, diberikan santunan dengan besaran yang bervariasi antara 2,5% sampai 100% Bipih per embarkasi,” ujarnya.

Menurutnya, pengurusan asuransi dilakukan oleh ahli waris jemaah haji yang wafat ke Kemenag Kabupaten/Kota domisili. Pihak perusahaan asuransi akan membayar klaim melalui transfer ke rekening jemaah. Asuransi meng-cover sejak jemaah masuk asrama embarkasi haji sampai jemaah pulang kembali ke debarkasi haji. (ng)