22/06/2024 6:32
EKONOMI & BISNIS

Kinerja Rupiah dan IHSG Lanjutkan Tren Kenaikan di Akhir Pekan

Ilustrasi kinerja pasar keuangan di Indonesia. 123rf.com

Fokusmedan.com : Di perdagangan akhir pekan ini, setidaknya ada tiga agenda ekonomi utama yang akan menjadi fokus pasar. Yakni rilis data neraca dagang China, cadangan devisa RI dan data ketenaga kerjaan (non farm payroll) AS.

“Pada perdagangan akhir pekan ini di Asia pelaku pasar akan lebih fokus kepada data dari China dan tanah air,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Jumat (7/6/2024).

IHSG dibuka menguat di level 6.987. Kinerja sejumlah bursa di Asia juga bergerak menguat meskipun masih dalam rentang angka yang sangat terbatas. Besar kemungkinan IHSG berpeluang untuk ditutup di zona hijau, jika tidak ada tekanan yang signifikan pada pasar saham di Asia atau rilis data yang sangat mengecewakan.

Sementara itu, kinerja mata uang rupiah terpantau bergerak menguat di level 16.230 per US Dolar. Rupiah berpeluang berada di zona hijau, seiring dengan masih cukup stabilnya imbal hasil US Treasury, USD Index serta mata uang rupiah yang menguat dan ditransaksikan di kisaran level 16.232 per US Dolar pada transaksi NDF (non delivery forward).

“Pada perdagangan akhir pekan ini, pasar keuangan berpeluang untuk ditutup di zona hijau. Namun berpeluang bergejolak di pekan depan seandanya rilis data ketenaga kerjaan AS jauh dari ekspektasi,” tambahnya.

Data non farm payroll AS diproyeksikan akan menambahkan jumlah pekerja sekitar 20 ribu pada bulan Mei, dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Sementara itu, harga emas di akhir pekan ini ditransaksikan menguat di kisaran level $2.370 per ons troynya. Hanya saja, kinerja mata uang rupiah yang mengalami penguatan ini lebih banyak dipengaruhi oleh memburuknya tensi geopolitik seiring dengan kian memanasnya hubungan blok barat dengan Rusia-China. (ram)