21/06/2024 21:38
EKONOMI & BISNIS

Rupiah dan IHSG Ditutup Menguat, Harga Emas Melemah

Ilustrasi dolar AS. Thinkstock

Fokusmedan.com : Indeks Harga Saham Gabunga (IHSG) mampu berkinerja lebih baik dibandingkan dengan sejumlah kinerja bursa di Asia lainnya. Sebagian bursa di Asia ditutup di zona merah, akan tetapi IHSG justru mampu menguat hingga ke level 7.149, walaupun berbalik arah di jelang sesi penutupan perdagangan sore.

IHSG akhirnya ditutup menguat 0.9% di level 7.099,31, di mana investor asing membukukan transaksi beli bersih senilai Rp210 miliar. Kinerja IHSG seakan membalikkan keadaan sebelumnya, dimana IHSG sempat melemah lebih dalam dan bergerak anomali.

“Dan Rupiah juga bergerak anomali dengan menguat diantara mayoritas bursa di Asia yang melemah. Namun, penguatan IHSG terpantau lebih rendah dibandingkan dengan bursa Shenzhen di China,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Selasa (4/6/2024).

Sementara itu, mata uang rupiah terpantau menguat di level 16.215 per US Dolar. Tak ubahnya dengan IHSG, Rupiah juga mengurangi penguatannya setelah sempat berada di posisi terkuatnya pada hari ini di level 16.185 per US Dolar.

“Minimnya agenda ekonomi membuat pasar keuangan di tanah air begerak dengan volatilitas yang cukup tinggi,” terangnya.

Di sisi lainnya, harga emas terpantau mengalami pelemahan jika dibandingkan dengan kinerjanya pada perdagangan pagi. Harga emas ditransaksikan di level $2.330 per ons troy nya.

Kinerja harga emas dalam Rupiah juga mengalami pelemahan karena dipicu oleh dua hal, yakni melemahnya harga emas serta menguatnya rupiah. Meski demikian harga emas dalam Rupiah masih dikisaran Rp1.2 juta per gram. (ram)