23/06/2024 18:17
SUMUT

Kronologi Anggota TNI Tendang Warga Usai Ditabrak di Deli Serdang, Begini Klarifikasi Kodam I/BB

Pertemuan mediasi di Unit Lantas Polresta Deli Serdang.

Fokusmedan.com : Kodam I/Bukit Barisan (I/BB) memberikan klarifikasi terkait video viral pria berseragam TNI yang menendang warga usai ditabrak di Deli Serdang.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico J Siagian menyampaikan kalau pria berseragam TNI tersebut merupakan benar anggota TNI yang bertugas di Yonif 121/MK yakni Pratu IT.

Ia menyampaikan kronologis kejadian ini bermula dari kecelakaan lalu-lintas di Jalan Besar Pertumbukan, Kampung Johar Baru, Kecamatan Galang, Deli Serdang, Rabu 29 Mei 2024.

“Prajurit Yonmek 121/MK atas nama IT yang membonceng suadari IGS dengan sepeda motor Honda Vario BK 5894 ALH,” kata Rico ketika dikonfirmasi, Minggu (2/6/2024) sore.

Kapendam melanjutkan saat hendak menyeberang jalan ke arah minimarket, sepeda motor yang dibawa IT ditabrak dari belakang oleh saudara HN dan saudari J dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat BK 4313 MBC.

Akibat kecelakaan ini, kata Rico, kedua belah pihak terjatuh ke aspal, dan masing-masing mengalami cidera. Saudari IGS mengalami benturan hingga terjadi pendarahan, sedangkan HN dan J mangalami memar di kaki dan tangan.

“Sempat terjadi pertengkaran dan kesalahpahaman di antaranya keduanya,” ucapnya.

Hingga akhirnya warga yang ada di sekitar langsung merekam kejadian dan menguploadnya ke media sosial, sehingga viral di media sosial, karena menampilkan tayangan IT melakukan gerakan menendang warga.

Rico melanjutkan untuk meluruskan kesalahpahaman dalam video viral di media sosial tersebut, Pratu IT dengan HN telah melakukan pertemuan mediasi di Unit Lantas Polresta Deli Serdang, Jumat (31/5/2024) kemarin.

“Hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat berdamai dan saling memaafkan, termasuk mencabut laporan pengaduan yang dibuat (Pratu) IT ke Satlantas Polres Deli Serdang pada 30 Mei 2024 dengan surat tanda penerimaan laporan No LP/B/495/V/2024/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara,” ujar Kolonel Rico.

Dengan telah dilakukannya perdamaian dan di cabutnya laporan Polisi, lanjut Rico maka kedua belah pihak sepakat tidak akan menuntut apapun dikemudian hari terkait dengan permasalahan yang dinyatakan selesai secara damai.

Diberitakan sebelumnya, video yang menampilkan seorang pria berseragam TNI menendang warga, beredar di media sosial dan menjadi viral.

Dilihat dari video yang diunggah di akun instagram @medanheadlines.news, Kamis (30/5/2024), tampak seorang pria berambut cepak mengenakan seragam TNI ini awalnya terlibat cekcok dengan warga diduga karena kecelakaan saat berkendara.

“Kekmana anak saya itu! baru dua minggu hamil apa gak jatuh tuh,” teriak pria diduga anggota TNI ini ke warga yang sedang jatuh di pinggir jalan.

Ia tampak kesal dan terus memarahi warga yang terlibat kecelakaan tersebut. “Kau gak tengok dari tadi aku masang lampu tangan, mau belok ke sini ha,” kesalnya.

Sejurus kemudian, pria berseragam TNI lalu melayangkan gerakan tendangan ke arah warga yang sedang terduduk di pinggir jalan.

Sontak saja, aksinya melakukan tindakan semena-mena dengan menendang warga langsung menuai protes warga sekitar. Namun, pria berseragam TNI ini malah menantang warga lainnya.

“Apalagi,” teriaknya menantang warga.

Meski begitu, warga tetap berusaha untuk menenangkan pria diduga anggota TNI yang tampak marah tersebut.

“Gak boleh kayak gitu,” kata warga sambil mendorong pria berseragam TNI tersebut. (Rio)