14/07/2024 8:26
NASIONAL

Kronologi Pesawat Kargo Smart Air Tarakan-Binuang Hilang Kontak

Fokusmedan.com : Tim SAR gabungan memutuskan pencarian pesawat kargo Smart Air yang hilang kontak sejak Jumat (8/3) pagi, akan dilanjutkan pada Sabtu (9/3) besok.

“Operasi SAR dilanjutkan esok hari sesuai rencana operasi tim SAR gabungan,” kata Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril dalam keterangannya.

Keputusan itu diambil setelah proses pencarian yang dilakukan sampai pukul 19.00 Wita terhalang kondisi cuaca gelap serta proses pengisian bahan bakar di Malinau.

Adapun kronologi pesawat kargo Smart Air sampai hilang kontak berawal ketika pesawat dengan registrasi PK SNE tipe Pilatus PC 6 bertolak dari Tarakan pada pukul 08.26 Wita.

Pesawat diestimasikan tiba di Bandara Binuang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan pukul 09.20 Wita.

“Namun hingga pukul 11.26 Wita, Airnav Tarakan belum mendapat informasi keberadaan pesawat, sehingga melaporkannya kepada Kantor SAR (Basarnas) Tarakan,” ujar Syahril.

Berdasarkan laporan yang diterima tersebut, tim rescue Basarnas Tarakan langsung melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait di Bandara Juwata Tarakan.

“Tim SAR Gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran menggunakan pesawat PK-SNO dari Long Bawan ke Binuang berdasarkan lokasi spider track pada koordinat 3°37’34.58″N 116°24’51.46″E dengan hasil nihil,” ujarnya.

Sementara pada Pukul 12.30 Wita, Basarnas pusat menginformasikan koordinat Emergency Locator Transmitter (ELT) dari Smart Air yang diterima Local User Terminal (LUT) pada koordinat 3°44’10.00″N 115°50’53.58″E dan 3°44’9.10″N 115°55’45.36″.

“Berdasarkan sinyal dari LET yang diterima LUT tersebut, Pesawat PK-SNG dan PK-VVU melakukan penyisiran dari Malinau ke Binuang mulai dari pukul 14.26 hingga 16.08 Wita,” sebut Syahril.

Sampai akhirnya pencarian kembali dilanjutkan dengan menggunakan Heli Bell 412 EPI REG GA 5224 milik Kodam VI Mulawarman dari Tarakan menuju Binuang pukul 16.57 Wita dengan estimasi 45 menit dan tiba di Binuang pukul 17.43 Wita.

“Namun hasil nihil, dan pesawat mendarat di Malinau untuk pengisian bahan bakar di Bandara Robert Atty Blessing,” ungkap Syahril.

Diketahui, pesawat kargo Smart Air diawaki satu orang Pilot Capt M Yusuf serta satu orang Engineer on Board (EOB) Deni S. Pesawat itu membawa muatan kargo dengan berat total 583 kilogram.(yaya)