20/06/2024 22:29
EKONOMI & BISNIS

IHSG Gagal Bertahan di Atas 7.400, Rupiah dan Harga Emas Menguat Tajam di Akhir Pekan

Ilustrasi kinerja pasar keuangan di Indonesia. 123rf.com

Fokusmedan.com : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatannya setelah sempat ditransaksikan di atas level 7.400. IHSG pada penutupan perdagangan akhir pekan ini hanya ditutup naik tipis 0.11% di level 7.381,907.

Tekanan pada IHSG memang sangat signifikan disaat IHSG diperdagangkan di atas 7.400. Dan jika masih nantinya ada sentimen positif yang menjadi penggerak pasar, maka IHSG berpeluang untuk kembali menguji level psikologis 7.400 tersebut.

Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah juga mengalamip enguatan di level 15.600 per US Dolar. Rupiah terpantau menguat tajam setelah kemungkinan penurunan bunga acuan Bank Sentral AS kian mendekati kenyataan.

“Melemahnya US Dolar juga tercermin dari memburuknya USD Index pada perdagangan akhir pekan ini yang turun di bawah level 103,” ujar Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin, Jumat (8/3/2024).

Selain itu, pelemahan US Dolar juga tercermin denganmemburuknya kinerja imbal hasil US Treasury. Di mana di sesi perdagangan asia imbal hasil US Treasury ditransaksikan di zona merah sehingga ini menjadi kabar baik bagi mata uang di Asia yang mengalami penguatan terhadap US Dolar.

“Secara keseluruhan pasar keuangan mendapatkan angin segar dari sikap Gubernur Bank Sentral AS yang bernada dovish,” ucapnya.

Di sisi lain, harga emas juga masih melanjutkan penguatan. Emas di sesi perdagangan sore ini ditransaksikan menguat di level $2.166 per ons troy nya. Harga emas benar-benar diuntungkan dengan sikap Gubernur Bank Sentral AS diĀ  mana penguatan harga emas saat didominasi oleh tren pelemahan US Dolar. Harga emas saat ini ditransaksikan mendekati kisaran Rp1,1 juta per gramnya. (ram)