14/06/2024 7:21
FOKUS MEDAN

Ziarah Kubur Jadi Tradisi Sebelum Puasa Ramadhan

Ilustrasi ziarah kubur jelang Ramadhan. FM

Fokusmedan.com : Ziarah kubur jelang Ramadhan menjadi tradisi yang sering dilakukan oleh umat Muslim untuk mengunjungi makam dan mendoakan orang terdekat.

Seorang warga Medan, Budi mengatakan, tradisi ziarah kubur memang kerap dilakukan dalam menyambut bulan puasa. Tidak hanya berdoa, saat berziarah juga membersihkan makam keluarga yang dikunjungi.

“Tujuan ziarah kubur adalah sebagai bentuk salam dan doa kebaikan dari para peziarah kepada ahli kubur,” ujarnya, Kamis (7/3/2024).

Ziarah kubur sendiri dilakukan untuk mengunjungi kuburan dengan maksud untuk mengambil pelajaran terkait dengan kematian dan kehidupan.

Untuk diketahui, Hadits menjadi hujjah bagi para ulama yang menegaskan hukum ziarah kubur adalah sunnah. Kegiatan ini dianjurkan langsung oleh Rasulullah saw.

Ziarah kubur dapat dilakukan ke makam bapak atau ibunya, paman atau bibinya, atau ke salah satu makam keluarganya

Susunan bacaan tahlil ziarah kubur biasanya memiliki tujuan untuk mengucapkan doa yang memuji Allah dan meminta rahmat dan ma’rifat untuk orang yang sudah meninggal.

Cara melakukan tahlil ziarah kubur meliputi beberapa langkah yang harus dilakukan secara rutin. Berikut 7 tata cara melakukan tahlil ziarah kubur:

1. Ucapkan salam
Ucapkan salam kepada orang yang sudah meninggal dengan mengucapkan Assalamu’alaikum.

2. Membaca istigfar
Membaca istigfar untuk mengucapkan maaf dan mengajak orang yang sudah meninggal untuk mengajakkan maaf kepada Allah.

3. Membaca Doa Pengantar Al-Fatihah
Awal tahlil ziarah kubur, masyarakat akan membaca doa pengantar Al-Fatihah untuk memuji Allah dan mengucapkan doa untuk orang yang sudah meninggal.

4. Membaca Surat Al-Fatihah
Setelah membaca doa pengantar Al-Fatihah, masyarakat akan membaca surat Al-Fatihah yang merupakan surat yang paling dicintai oleh Allah.

5. Membaca Surat Al-Ikhlas (3 kali)
Setelah membaca surat Al-Fatihah, masyarakat akan membaca surat Al-Ikhlas tiga kali. Surat ini merupakan surat yang menjelaskan kepercayaan dan kepemimpinan Allah.

6. Membaca Tahlil dan Takbir
Setelah membaca surat Al-Ikhlas, masyarakat akan membaca tahlil dan takbir untuk mendoakan orang yang sudah meninggal.

7. Membaca Doa Lainnya
Setelah membaca tahlil dan takbir, masyarakat akan membaca doa lainnya yang memuji Allah dan mengirimkan doa untuk orang yang meninggal.

Sebaiknya, Anda juga bersuci dulu sebelum melakukan ziarah kubur. Janganlah berjalan melangkahi dan duduk di atas kuburan.

Demikian cara melakukan tahlil ziarah kubur sebelum puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat. (Rio)