24/06/2024 10:28
SUMUT

Polda Sumut Terjunkan 1.170 Personel Gabungan untuk Pengamanan F1 Powerboat 2024

Gelar apel pasukan pengamanan F1 Powerboat di Lapangan Markas Polda Sumut.

Fokusmedan.com : Penyelenggaraan F1 Powerboat 2024 Danau Toba, sebanyak 1.170 personel diterjunkan dalam pengamanan balapan perahu motor ini, yang berlangsung 2-3 Maret 2024.

Untuk mengecek persiapan personel, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan F1 Powerboat 2024, berlangsung di Lapangan Mapolda Sumut, Selasa 27 Februari 2024.

Dalam arahan dan bimbingannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengungkapkan seluruh personil harus melakukan pengamanan secara profesional dan humanis. Sistem pengamanan tersebut, berstandar internasional.

“Selama event Powerboat sebanyak 1.170 personel gabungan, Polri, TNI, BPBD, Satpol PP, Dishub dan Basarnas berkolaborasi agar event aman dan selamat,” ucap Agung.

Agung mengungkapkan pengamanan dilakukan selama 8 hari dari pra hingga pasca event F1H2O 2024, berlangsung sejak
27 Februari hingga 3 Maret 2024.

Agung mengatakan tujuan event F1 Powerboat akan berlangsung selama 5 tahun berturut sejak 2023 – 2028. Sport tourism ini, digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke danau terbesar di Asia Tenggara ini.

“Event F1 Powerboat ini digelar untuk meningkatkan pariwisata, mampu mendongkrak kunjungan wisata,” jelas Agung.

Agung menjelaskan event F1 Powerboat 2024 ini diikuti 18 peserta dari 10 negara dengan kru sekira 200 orang. Pengamanan akan dilakukan secara menyeluruh

Agung berharap event internasional itu dapat menyedot antara 30 hingga 50 ribu kunjungan wisatawan. Sehingga akan memberikan dampak ekonomi bagi Sumut sendiri.

“Event (Powerboat 2023) lalu memberikan dampak positif, ekonomi masyarakat semakin baik,” ucap Agung.

Agung menginstruksikan kepada personil keamanan untuk sungguh-sungguh mengamankan event tahunan tersebut dengan mempedomadi 5 hal, yakni pahami tugas, laksanakan secara profesional dan humanis, deteksi dini, dan siapkan langkah antisipasi.

“Lakukan manajemen rekayasa lalu lintas sehingga dapat diakses dengan mudah. Mantapkan soliditas pengamanan, siapkan mental dan fisik, jaga kesehatan,” kata jenderal bintang dua tersebut. (Rio)