20/06/2024 22:55
NASIONAL

BPBD Sebut 28 Rumah di Karanganyar Jateng Rusak Diterjang Angin Kencang

Tiang listrik yang ambruk dihempas angin kencang menimpa rumah warga di Kecamatan Gondangrejo. Ist

Fokusmedan.com : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Jawa Tengah, menyebutkan ada 28 rumah rusak akibat diterjang angin kencang di Desa Selokaton dan Tuban, Kecamatan Gondangrejo, kabupaten setempat.

“Proses penyisiran masih terus dilakukan untuk memetakan kategori tingkat kerusakan rumah terdampak bencana angin kencang,” kata Kepala Pelaksana Harian (Plh) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno di Karanganyar dikutip Antara, Selasa (27/2/2024).

Hendro menjelaskan kejadian bencana angin kencang tersebut terjadi di Kecamatan Gondangrejo pada Senin (26/2) malam. Untuk sementara, kata dia, tercatat ada 28 rumah yang terkena angin kencang dan saat ini masih ada penyisiran di beberapa tempat.

Dia mengatakan puluhan rumah rusak tersebut tersebar di dua desa yakni Selokaton dan Tuban. Hasil penyisiran sementara memang ada satu rumah tersapu angin kencang, kemudian ada yang tertimpa tiang listrik, ada juga beberapa yang seng dan galvalum berterbangan.

Selain itu, kata dia, juga terdapat rumah yang rusak akibat tertimpa tiang listrik yang roboh dan pohon tumbang. Penanganan tiang listrik roboh menyebabkan arus listrik warga padam sementara, tetapi PLN sudah melakukan perbaikan dan kembali normal.

Dia mengatakan juga terdapat sejumlah baliho roboh di Jalan Raya Solo-Purwodadi saat kejadian hujan disertai angin kencang. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk proses perbaikan kerusakan baliho.

BPBD Karanganyar, kata dia, telah memberikan bantuan logistik untuk penanganan awal dan rencananya mengajukan pemberian bantuan sosial untuk keluarga yang terdampak bencana angin kencang di Gondangrejo.

Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berkendara atau beraktivitas saat kondisi hujan lebat. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah reklame atau pohon guna menghindari potensi terdampak hal yang tidak diinginkan. (ram)