14/07/2024 8:26
SUMUT

Pj Gubernur Sumut Tanam Cabai hingga Beri Bantuan ke Petani Karo

Pj Gubernur Sumut Hassanudin menanam Bibit Cabai dalam Rangka Gerakan Sumut Menanam di Karo.

Fokusmedan.com : Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menanam cabai di Desa Sampun, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Selasa (16/1). Tanam cabai tersebut merupakan salah satu program ‘Gerakan Sumut Menanam’ dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut.

Sebelum menanam cabai, Pj Gubernur Hassanudin menemui para petani dan berdialog tentang kondisi pertanian. Hassanudin mendengarkan bahwa ada kesulitan mendapatkan air, sementara padinya banyak. Selain itu, persoalan ketersediaan bibit, mulai dari bibit jagung, padi, dan lainnya.

Kedatangan Pj Gubernur Hassanudin ke lokasi pertanian tersebut adalah untuk memberikan bantuan bibit seperti cabai, jagung, padi. Bahkan ada juga bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) seperti traktor dan hand sprayer elektrik, dan mulsa.

“Sepanjang perjalanan saya terkagum-kagum, Ibu Bupati bersemangat sekali menceritakan tentang pertanian. Karo salah satu lumbung pangan dan sayuran. Kami dari Pemerintah Provinsi Sumut bangga. Karo adalah tempat penghasil padi, sayuran, cabai. Karo adalah produksi cabai terbesar setelah Batubara,” katanya.

Banyaknya produksi pertanian di Karo, membuat harga juga tidak stabil. Ini, kata Hasanudin, adalah tanggungjawab dan peran pemerintah bagaimana menjaga stabilisasi harga.

“Kalau bisa panen sebanyak-banyaknya, tapi harga tetap terkendali. Inilah diperlukan hilirisasi. Kita senang, petani juga harus senang,” ucapnya.

Sebelumnya Bupati Karo Corry Sebayang merasa bangga dengan pemberian bantuan untuk petani Karo. Ini pertanda bahwa Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dari Pemprov Sumut.

“Kami merasa bangga dengan bantuan yang diberikan oleh Pj Gubernur Sumut, mengetahui apa yang dibutuhkan untuk Karo. Kalau Bapak lihat, ladang-ladang di sini bersih. Petani Karo itu pekerja keras, rajin. Mereka bertani sampai ke puncak-puncak. Bahkan ladang ini lebih bersih ketimbang rumahnya petani,” ucapnya, berseloroh.

Corry Sebayang menyebutkan, jumlah kelompok petani di Kabupaten Karo sekitar 5.000. Ia berharap bantuan untuk para petani tidak hanya untuk saat ini, akan tetapi ada bantuan-bantuan selanjutnya.

“Kalau tadi saya lihat ada bibit padi, cabai, kalau bisa ada juga bibit jagung. Bahkan ditambah lagi bantuannya Pak. Karo surplus beras dan jagung pak,” katanya. (ng)