18/07/2024 8:06
SUMUT

Hadiri Perayaan Natal Polda Sumut, Pj Gubernur Apresiasi Dedikasi Polri Jaga Kamtibmas Perayaan Nataru

Pj Gubernur Sumut Hassanudin hadiri Perayaan Natal Oikumene Polda Sumut.

Fokusmedan.com : Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin menghadiri perayaan Natal Kepolisian Daerah (Polda) Sumut, di Gereja Oikumene Mapolda Sumut, Senin (15/1) malam.

Di kesempatan itu, Hassanudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri, terutama di lingkup Polda Sumut, atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Sumut, terutama selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

“Saya menyaksikan sendiri ketekunan bapak ibu dalam mengamankan berbagai kegiatan masyarakat. Dari perayaan keagamaan, hingga event kebudayaan dan pariwisata di masa Nataru baru-baru ini. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Hassanudin.

Hassanudin juga menambahkan, bahwa kerja keras dan komitmen Polri telah memberikan kontribusi positif terhadap citra daerah Sumut. Ia berharap kerja sama yang baik antara pemerintah dan kepolisian terus ditingkatkan, demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Panglima Kodam 1/Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Pj Gubernur mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh personel Polda Sumut yang hadir.

“Kami turut berbahagia dan bersuka cita pada malam hari ini. Semoga kebersamaan kita saat ini adalah kebahagian kita semua. Atas nama Pemerintah dan Forkopimda, kami ucapkan selamat Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan harapan, semoga Natal membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh personel Polda Sumut.

“Seperti yang selalu digelorakan Kristus yang patut diteladani seluruh umat Nasrani. Yaitu kedamaian dan cinta kasih. Saya harap hal ini dapat kita pedomani dalam tugas kita sehari-hari,” harap Kapolda.

Menurut Kapolda, kedamaian tidak hanya terbatas pada ketiadaan konflik atau pertentangan di antara individu atau kelompok, tetapi juga mencakup pengalaman perasaan damai di dalam hati semua umat.

“Untuk itu, kita semua harus bisa mengokohkan nilai-nilai agama di dalam hati kita. Agar hati kita damai,” ucap Kapolda. (ram)