17/06/2024 16:50
EKONOMI & BISNIS

Penjualan Mobil Tumbuh Negatif, IHSG Ditutup Melemah

Ilustrasi kinerja IHSG. Shutterstock

Fokusmedan.com : Setelah sempat mampu bertahan di zona hijau selama sesi perdagangan hingga jelang penutupan, IHSG akhirnya ditutup melemah tipis 0.1% di level 7.219,96. Di mana Asing membukukan transaksi jual bersih senilai Rp77 miliar.

Berbeda dengan sejumlah bursa di Asia yang justru mampu menguat signifikan seperti bursa Nikkei Jepang dan Hangseng Hongkong.

Analis Pasar Keuangan Gunawan Benjamin mengatakan, melemahnya kinerja bursa saham di tanah air turut dibarengi dengan melemahnya data penjualan mobil di tanah air. Di mana penjualan mobil memburuk menjadi -19.1% secara tahunan (YoY), dibandingkan dengan penjualan November 2023 yang tumbuh -7.5% secara tahunan.

“Data ttersebut menjadi gambaran belanja masyarakat yang menurun, sekalipun pada dasarnya data penjualan mobil itu tidak begitu berpengaruh pada pasar keuangan,” ujarnya, Kamis (11/1/2024).

Berbeda dengan kinerja IHSG, mata uang rupiah ditutup menguat tipis di level 15.545 per US Dolar. Dan pada perdagangan hari ini, rupiah diuntungkan dengan melemahnya kinerja imbal hasil US Treasury 10 tahun yang berada di awah level 4%.

Selain rupiah, mata uang US Dolar juga terpantau melemah terhadap sejumlah mata uang di Asia seperti terhadap Yen Jepang maupun Dolar Singapura.

Harga emas di sisi lainnya bergerak sideways dengan kecenderungan menguat. Di sesi perdagangan sore ini harga emas ditransaksikan mebguat dikisaran level $2.031 per ons troy, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan perdagangan pagi.

“Secara keseluruhan harga emas, mata uang rupiah dan IHSG yang cenderung bergerak sideways mengindikasikan bahwa pelaku pasar cenderung mengambil posisi wait and see sejauh ini,” pungkasnya. (ram)