24/06/2024 0:00
SUMUT

Puncak Arus Balik Lebaran, 14.097 Penumpang Gunakan Kereta Api di Sumut

Aktivitas penumpang di Stasiun Kereta Api Medan. Ist

Fokusmedan.com : PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara memprediksikan puncak arus balik Lebaran 2023 terjadi pada Selasa, 25 April 2023. Sebanyak 14.097 pemudik menggunakan jasa transportasi kereta api.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin menjelaskan, tercatat hingga siang hari sekitar pukul 14.30 WIB ada 14.097 pemudik menggunakan jasa transportasi kereta api. Jumah penumpang tersebut, masih dapat bertambah karena pemesan tiket, masih berjalan sampai keberangkatan nanti malam.

“Data masih terus bertambah, karena pemesan tiket masih berjalan sampai dengan keberangkatan KA,” ucap Anwar.

Selama angkutan Lebaran 2023 ini, sejak 12 hingga 24 April 2023, Anwar mengungkapkan bahwa jumlah pemudik diangkut capai 170.526 pemudik, dengan berbagai rute tujuan di Sumut. Hal itu, berdasarkan data tiket yang terjual.

“Tujuan favorit Medan – Tanjung Balai dan
Medan – Rantauprapat,” tutur Anwar.

Berdasarkan data diperoleh dari PT KAI Divre I Sumut, total tiket yang disediakan sebanyak 384.430 tiket. Dengan perincian, tiket KA Jarak Jauh yang terjual selama masa Angkutan Lebaran berjumlah 97.913 tiket.

Kemudian, tiket KA Lokal yg terjual selama masa Angkutan Lebaran berjumlah 72.613 tiket. Sehingga total tiket yang terjual selama masa Angkutan Lebaran sebanyak 170.526 tiket.

Dalam pengamanan selama angkutan Lebaran 2023 ini, PT KAI Divre I Sumut melibatkan TNI/Polri dan Polsuska sebanyak 185 personil. Kemudian, armada Sarana yang disiapkan, lokomotif 31 unit dan kereta 70 unit.

Anwar mengungkapkan pihak menerapkan ketepatan waktu keberangkatan kereta api di wilayah PT KAI Divre I Sumut mencapai 100 persen. Guna menghindari pelanggan yang ingin mudik tertinggal kereta api, Anwar mengimbau agar calon penumpang dapat mengatur kedatangannya ke stasiun dengan jadwal keberangkatan KA.

“Jadi, tidak ada istilah kereta api menunggu penumpang yang terlambat. Sebaliknya, calon penumpang yang harus mengatur waktu tiba di stasiun. Disarankan, pelanggan sudah tiba di stasiun satu jam sebelum jadwal keberangkatan KA,” ucap Anwar. (ng)