17/06/2024 18:36
FOKUS MEDAN

Wacana Masa STR Seumur Hidup Sulitkan Pengawasan

Fokusmedan.com : Sesuai undang-undang praktek kedokteran, masa berlaku Surat Tanda Registrasi (STR) selama lima tahun dinilai sudah ideal.

Hal ini disampaikan Ketua IDI Cabang Medan dr Ery Suhaimi SpB kepada wartawan, Senin (10/4/2023).

Ia mengatakan, masa berlaku itu sebenarnya sekaligus melindungi masyarakat dan tenaga kesehatan.

“Dengan begitu, dokter selama lima tahun sekali harus mengupdate ilmunya, mengumpulkan SKP,” sebutnya.

Terkait dengan adanya wacana wacana pemberlakuan Surat Tanda Registrasi (STR) seumur hidup untuk para dokter dan tenaga kesehatan dnilai justru akan menyulitkan pengawasan.

“Jika berlaku seumur hidup memang memudahkan, namun tentu saja harus ada evaluasi memperolehnya,” jelasnya.

PB IDI sendiri, lanjutnya, sudah tegas menolak Omnibus Law RUU Kesehatan yang mengatur tentang praktek kedokteran. Begitu juga dengan sejumlah organisasi profesi kesehatan lainnya.

“Jadi kalau di IDI kita ingin menghapus pasal itu (STR seumur hidup). Ya kalau bisa tetap per lima tahun,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah memang telah mengusulkan agar dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan, STR untuk dokter dan tenaga kesehatan dapat berlaku seumur hidup.(riz)