23/06/2024 18:47
EKONOMI & BISNIS

21.181 Tiket Kereta Api Lebaran di Sumut Sudah Terjual, Sisa 102 Ribu Kursi

Penumpang kereta api di stasiun Medan. Ist

Fokusmedan.com : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara menyediakan
270.707 tiket angkutan Lebaran 2023 yang berlangsung mulai 12 April sampai 3 Mei 2023 atau selama 22 hari. Jumlah itu terbagi dari 124.150 tiket untuk KA Jarak Jauh dan 146.557 untuk tiket KA Lokal.

Sejak penjualanan tiket Angkutan Lebaran dibuka pemesanannya pada 26 Februari lalu, terpantau melalui data reservasi volume keberangkatan penumpang tertinggi di wilayah PT KAI Divre I Sumut terjadi pada tanggal 20 April 2023 yang terjual hingga 2.629 tiket KA Jarak Jauh.

Secara total, hingga Selasa (4/4/2023) sekitar 21.181 tiket lebaran KA Jarak Jauh yang sudah terjual atau 19% tiket yang terjual di Sumut.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin mengatakan, tiket Lebaran masih tersedia sekitar 102 ribu kursi untuk KA Jarak Jauh. Ia mengimbau kepada para pelanggan untuk melakukan pemesanan tiket lebaran jauh-jauh hari, agar tidak kehabisan menjelang mudik.

“Pemesanan tiket lebaran bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access, web kai.id, serta seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya,” jelas Anwar Solikhin, Rabu (5/4/2023).

Pada masa angkutan lebaran nanti, PT KAI Divre I Sumut akan mengoperasikan 38 KA, dengan rincian 14 KA Jarak Jauh dan 24 KA Lokal. Berikut detail KA yang beroperasi di masa angkutan lebaran wilayah Divre I SU:

KA Jarak Jauh
– KA Sribilah Utama (Medan-Rantauprapat PP): 6 KA
– KA Sribilah Premium (Medan Rantauprapat PP): 2 KA
– KA Putri Deli (Medan-Tanjung Balai PP): 6 KA

KA Lokal
– KA Siantar Ekspress (Medan-Siantar PP): 2 KA
– KA Srilelawangsa (Medan Binjai-Kualabingai PP): 20 KA
– KA Datuk Belambangan (Tebing Tinggi – Lalang PP): 2 KA

Saat ini, PT KAI masih menerapkan aturan naik kereta api sesuai SE Kementerian Perhubungan No 84 Th 2022 dan SE Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/II/3984/2022 sejak 19 Desember 2022 dimana untuk pelanggan KA Jarak Jauh berusia 18 tahun ke atas wajib vaksin ketiga (booster).

“Kami menekankan kepada seluruh calon pelanggan untuk membaca serta memahami syarat dan ketentuan naik kereta api yang otomatis muncul dan harus disetujui oleh calon pelanggan pada saat pembelian tiket,” tambah Anwar.

PT KAI Divre I Sumut selalu menerapkan syarat naik kereta api yang telah ditetapkan pemerintah. Jika pemerintah menetapkan perubahan persyaratan, maka KAI akan mendukung dan mematuhi kebijakan tersebut, serta akan segera mensosialisasikan kepada masyarakat.

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal yang sudah KAI terapkan sejak 19 Desember 2022:

Syarat Naik KA Jarak Jauh
1. Usia 18 tahun ke atas:
a) Wajib vaksin ketiga (booster)
b) WNA yang berasal dari perjalanan luar negeri, wajib vaksin kedua
b) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah

2. Usia 6-12 tahun:
a) Wajib vaksin kedua
b) Berasal dari perjalanan luar negeri, tidak wajib vaksin
c) Tidak/belum divaksin harus memiliki surat keterangan belum mendapatkan vaksinasi dari Puskesmas/fasilitas pelayanan Kesehatan dengan alasan tertentu, atau harus didampingi oleh orang tua/orang dewasa yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (Vaksin 1, vaksin 2, dan booster 1) selama melakukan perjalanan.

Dalam hal orang tua/orang dewasa pendamping belum mendapatkan vaksinasi lengkap karena alasan kesehatan harus dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter penanggung jawab pelayanan sesuai dengan ketentuan protokol Kesehatan bagi pelaku perjalanan

3. Usia 13-17 tahun:
a) Wajib vaksin kedua
b) Berasal dari perjalanan luar negeri, tidak wajib vaksin
c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah

4. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib dengan pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi
a) Vaksin minimal dosis pertama
b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR
c) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah
d) Pelanggan dengan usia 6-12 tahun tidak/belum divaksin harus memiliki surat keterangan belum mendapatkan vaksinasi dari Puskesmas/fasilitas pelayanan Kesehatan dengan alasan tertentu, atau harus didampingi oleh orang tua/orang dewasa yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (Vaksin 1, vaksin 2, dan booster 1) selama melakukan perjalanan. Dalam hal orang tua/orang dewasa pendamping belum mendapatkan vaksinasi lengkap karena alasan kesehatan harus dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter penanggung jawab pelayanan sesuai dengan ketentuan protokol Kesehatan bagi pelaku perjalanan
e) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin namun wajib dengan pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

Pelanggan tetap diwajibkan dalam kondisi sehat dan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu. (ng)