20/06/2024 21:35
EKONOMI & BISNIS

Kadin Sumut Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait THR

Ketua Umum Kadin Indonesia Provinsi Sumut, Firsal Ferial Mutyara. FM

Fokusmedan.com : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Sumatera Utara, mendukung kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan menerbitkan aturan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) 2023 bagi pekerja paling lambat H-7 Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Kebijakan tersebut, tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan M//HK.0400/III/2023 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2023 bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah membacakan sejumlah poin utama dalam aturan pemberian THR 2023. Proses pembayarannya harus langsung dibayar penuh, tak bisa dicicil. Sehingga seluruh perusahaan harus mengikuti dan menjalankan surat edaran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Kadin Sumut, Firsal Ferial Mutyara menegaskan, Kadin Sumut merespon baik dan mendukung keputusan pemerintah terkait pemberian THR ke karyawan.

“THR wajib diberikan karena setahun sekali. THR ini juga harus dibayar penuh, tidak boleh dicicil. Saya harap perusahaan agar taat terhadap aturan ini,” kata Firsal Ferial Mutyara atau akrab disapa Dida, Kamis (30/3/2023).

Ditegaskan Dida, terkait upah hingga THR, jangan ada pihak coba-coba membenturkan antara pengusaha dengan pemerintah maupun pekerjaan. Karena antara pengusaha, pemerintah, dan pekerja, saling membutuhkan.

“Antara pengusaha dan pekerja sama-sama saling membutuhkan,” ujar Dida.

Tak hanya itu, lanjut Dida, Kadin Sumut dari awal selalu mendukung kebijakan pemerintah, mulai dari tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten kota. Terkait kebijakan-kebijakan soal Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2023.

“Kita selalu mendukung keputusan pemerintah asalkan produktivitas sejalan dengan kenaikan UMP, UMK, dan UMR. Jika minta gaji naik 10 persen ya produktivitas juga harus naik 10 persen. Kadin Sumut tidak ada bersuara keberatan, kalau ada organisasi lain tidak sepakat, tidak tahu,” pungkasnya.(ng)