17/06/2024 18:35
SUMUT

Gempar Penemuan Mayat Wanita Tanpa Kepala di Nias Selatan

Polisi mengevakuasi jenazah wanita tanpa kepala di Nias Selatan. Ist

Fokusmedan.com : Warga yang bermukim di Desa Mondorowe Kecamatan Siduaori Kabupaten Nias Selatan digemparkan dengan penemuan mayat wanita tanpa kepala yang terkapar di areal perladangan, Jumat (18/2/2023) malam.

Korban yang tewas dalam kondisi mengenaskan diketahui wanita berinisial SL berusia 60 tahun warga setempat. Polisi memastikan korban tewas dibunuh, dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

“Benar telah ditemukannya sesosok mayat wanita dengan kondisi tanpa kepala,” kata Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H Nainggolan ketika dikonfirmasi, Minggu (19/2/2023).

Ia menjelaskan penemuan mayat wanita ini bermula ketika pihak kepolisian mendapatkan laporan dari kepala desa setempat, terkait penemuan mayat wanita di areal perladangan. Polisi yang mendapat informasi ini kemudian turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Lanjut Kapolres menjelaskan dari pemeriksaan saksi-saksi terungkap kalau sebelum tewas dipenggal, korban pamit pergi ke kebun kepada suaminya untuk membersihkan ladang yang sedang ditanami Kapulaga, Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Selanjutnya pada pukul 10.00 WIB suami korban atas nama Talihuko Hulu, pergi ke pasar yang bertempat di Desa Hilizalulu, ” ucapnya.

Reinhard mengatakan Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB suami korban kembali ke rumah dan tidak mendapati korban di rumahnya. Merasa ada yang tidak beres, suami korban meminta tiga orang warga lainnya untuk membantu mencari korban.

“Jumat malam pada pukul 19.00 WIB, tiga orang saksi telah mendapati korban yang sudah tidak bernyawa dalam kondisi terlentang dan kepala korban hilang (tidak ditemukan),” katanya.

Masih Kapolres menjelaskan, dari hasil olah TKP korban tewas karena dibunuh, berdasarkan keterangan saksi -saksi yang menemukan korban pertama kalinya juga, bahwa tidak menemukan bercak darah.

“Mengingat kondisi kepala korban yang dipenggal maka dugaan para saksi korban dibunuh tidak di lokasi penemuan mayat namun di lokasi lain,” ungkapnya.

“Dan hasil koordinasi dengan beberapa saksi serta masyarakat bahwa korban juga tidak memiliki riwayat permasalahan sebelumnya dengan keluarga maupun orang lain,” sambung Kapolres.

Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis ini. Jenazah korban juga dibawa ke Rumah Sakit Thomson Gunung Sitoli untuk kepentingan autopsi. (Rio)