14/07/2024 8:38
EKONOMI & BISNIS

Kinerja Pasar Keuangan dan Harga Emas Terkoreksi

Ilustrasi kinerja IHSG. Ist

Fokusmedan.com : Kinerja bursa saham di akhir pekan mengalami tekanan, dan ada 32 saham yang menyentuh batas auto reject bawah (ARB) pada perdagangan, Jumat (10/2/2023).

Ditambah lagi kondisi kinerja bursa saham di banyak negara besar juga tengah mengalami tekanan, khususnya setelah Inggris melaporkan pertumbuhan kinerja ekonomi negatif pada desember 2022. Dengan kabar tersebut, Inggris selangkah lagi masuk dalam jurang resesi.

Pertumbuhan negatif tersebut menjadi kabar buruk, meskipun realisasi pertumbuhan -0.1% masih lebih baik dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya sebesar -0.2%. IHSG pada perdagangan hari ini ditutup melemah 0.25% di level 6.880,33. IHSG bahkan sempat terkoreksi 1% lebih selama sesi perdagangan akhir pekan ini.

Selain itu, tren penurunan harga batubara yang saat ini sudah ditransaksikan turun di level $218/ton menjadi indikasi buruk bagi emiten berbasis komoditas batubara.

“Dan jika tren penuruan berlanjut, maka tekanan pada IHSG akan berlanjut, mengingat kapitalisasi pasar saham batubara cukup besar dalam menggerakkan IHSG,” ujar Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin.

Selain IHSG, di akhir pekan ini kinerja mata uang Rupiah juga mengalami pelemahan. Selama sepekan ini kinerja mata uang Rupiah mengalami tekanan dalam rentang 15.100- 15.150 per dolar AS. Setelah sempat ditutup di bawah 15 ribu pada akhir pekan sebelumnya di mana The FED atau Bank Sentral AS yang memberikan sinyalemen kenaikan bunga acuan dalam waktu dekat, menjadi pemicu paling besar pelemahan Rupiah itu sendiri.

Namun, Rupiah pada akhir pekan ini ditransaksikan di level 15.129 per dolar AS, relatif tidak banyak berubah dalam 4 hari perdagangan terakhir.

Sementara itu, di akhir pekan ini harga emas mengalami tekanan yang cukup berat setelah sempat menguat sejak awal pekan. Emas di akhir pekan ditransaksikan lebih rendah dikisaran harga $1.864 per US Dolarnya atau dikisaran Rp909 ribu per gramnya. Padahal di pertengahan pekan ini harga emas sempat ditransaksikan dikisaran harga Rp925 ribu per gramnya.

“Tekanan pada harga emas terjadi setelah pejabat The FED secara bergiliran memberikan pandangannya. Dan sejauh ini pandangan yang diutarakan bernada hawkish, atau ada kecenderungan dan kemungkinan bahwa suku bunga The FED akan naik lagi dalam waktu dekat,” pungkasnya.(ng)