23/06/2024 18:06
Uncategorized

Jelang Pemilu 2024, Kapolri Bentuk Struktur Keamanan di 4 Daerah Otonom Baru Papua

Fokusmedan.com : Polri telah menyiapkan pengamanan terhadap empat Daerah Otonom Baru (DOB) Papua jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Empat DOB di Papua yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

“Tentunya karena 4 DOB ini nantinya di tahun 2024, tentunya akan didefinitifkan kan jadi provinsi baru. Kita juga siapkan personel termasuk kerangka untuk mempersiapkan manakala nanti menjadi provinsi baru, tentunya juga bagaimana kesiapan satuan kepolisian¬†untuk juga mengiringi,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada wartawan, Kamis (9/2).

Jenderal bintang empat ini menegaskan, saat ini pihaknya sedang merancang struktur baru dalam melakukan pengamanan di DOB tersebut.

“Karena memang kita juga harus mengembangkan sesuai dengan perkembangan otonomi daerah ya, dengan membentuk struktur baru di sana, ini sedang kita rancang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengukuhkan Komandan Korps Brigade Mobile (Dankorbrimob) dari bintang dua menjadi bintang tiga. Sehingga, jabatan tersebut sudah tidak lagi dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) melainkan Komisaris Jenderal (Komjen).

Dengan dengan dinaikkannya satu tingkat lebih tinggi dalam kepangkatannya, Sigit ingin agar pasukan Brimob bisa lebih siap lagi dalam menghadapi berbagai situasi-situasi penting.

“Tentunya harapan dan keinginan kita untuk terus menambah kekuatan Brimob sebagai satuan pamungkas kita yang selalu kita turunkan dalam situasi-situasi yang sangat penting,” kata Sigit di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (10/6).

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut, situasi penting yang dimaksudkan olehnya seperti pengembangan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua hingga Pilpres serta Pilkada 2024 mendatang.

“Situasi-situasi yang sangat penting pada saat menghadapi ancaman-ancaman yang berintensitas dan bereskalasi tinggi. Seperti diketahui bahwa ke depan banyak event yang kita laksanakan pasca dari Covid ini. G20 akan kita hadapi dan perlu pengamanan yang sangat ekstra sehingga semua bisa berjalan dengan baik, event-event lain, dan pengembangan DOB di papua yang tentunya perlu pengamanan ekstra. Sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik, karena itu kesejahteraannya masyarakat Papua,” jelasnya.

“Dan tentunya rangkaian dari proses Pileg, Pilpres dan pilkada yang sebentar lagi akan kita selenggarakan dan tahapannya sudah mulai 14 Juni dimana kegiatan tersebut dilakukan secara serentak,” sambungnya.

Eks Kadiv Propam Polri ini mengungkapkan, hal itulah yang menjadi alasan Brimob harus diperkuat, karena diperlukan penambahan personel. Karena agar Polri bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sehingga dibutuhkan penambahan personel, kekuatan, untuk menghadapi potensi-potensi terjadinya gangguan kamtibmas, baik dari hal-hal yang sifatnya tindak pidana pemilu sampai dengan tindak pidana yang bereskalasi tinggi yang tentu memunculkan potensi konflik horizontal,” ungkapnya.

“Polri khususnya Korbrimob harus siap untuk hadir memberikan pelayanan terbaik dengan seluruh jajarannya sehingga seluruh rangkaian acara tersebut bisa berjalan dengan lancar aman,” katanya.(yaya)