20/06/2024 3:44
SUMUT

KPPU Mulai Lakukan Penegakan Atas Penjualan Bersyarat Minyakita di Wilayah

KPPU Kanwil I bersama Disperindag dan ESDM serta biro perekonomian mengunjungi PT Musim Mas. Ist

Fokusmedan.com : Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan untuk
melanjutkan temuan Kantor Wilayah IV terkait penjualan bersyarat atas minyak goreng
Minyakita dengan melakukan tindakan pra-penyelidikan atau penelitian inisiatif guna
menemukan alat bukti yang diperlukan untuk menunjang proses penegakan hukum.

Kegiatan penelitian inisiatif tersebut dilaksanakan oleh Kantor Wilayah IV (Kanwil IV) dengan fokus dugaan pelanggaran Pasal 15 Ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yang berkaitan dengan perilaku penjualan bersyarat.

Kepala Kantor Wilayah IV KPPU, Dendy R. Sutrisno mengatakan, tindakan ini merupakan respon cepat KPPU atas temuan lapangan kantor wilayah tersebut atas kelangkaan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan rakyat dengan merek Minyakita selama beberapa bulan terakhir.

“Kanwil IV telah melakukan observasi pasar selama tiga bulan dari November 2022 hingga Januari 2023 terkait penjualan dan distribusi minyak goreng curah dan Minyakita di wilayah kerja Kanwil IV (Jawa Timur, Bali, NTT, dan NTB) untuk menemukanberbagai fakta lapangan terkait potensi pelanggaran hukum persaingan usaha,” ujarnya dalam keterangan dikutip, Jumat (3/2/2023).

Dalam observasi lapangan tersebut, lanjutnya, KPPU menemukan keberadaan berbagai pedagang yang telah membeli Minyakita dari distributor dengan syarat harus membeli produk lain dari distributor tersebut.

Sementara, di wilayah kerja Kanwil I, KPPU juga melakukan peninjauan lapangan terkait produksi dan distribusi minyak goreng curah berlabel Minyakita. Kamis (2/2), KPPU Kanwil I bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM serta biro perekonomian mengunjungi PT Musim Mas selaku produsen dan distributor PT Wahana Tirta Sari.

Menurut Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas, dari peninjauan di lapangan, stok Minyakita di produsen masih cukup tersedia sesuai dimana PT Musim mas memproduksi minyakita ukuran 1 liter kemasan bantal sesuai dengan kuota yang diperoleh. Sedangkan di gudang PT. Wahana Tirta Sari, stok minyakita sudah disalurkan ke distributor level 2 nya.

“Dari keterangan Janto, manager PT. Wahana Tirta Sari, permintaan untuk Minyakita sangat tinggi dibanding merk lain. Pihaknya akan segera menyalurkan secara proporsional kepada diastributor yang telah melengkapi data di aplikasi Simirah,” ujar Ridho.

Untuk melengkapi data dari peninjauan, KPPU telah meminta pihak produsen dan konsumen untuk melengkapi data terkait jumlah ekspor, jumlah produksi total dan produksi Minyakita, serta data distribusinya.

“Dalam peninjauan tersebut tidak ditemukan adanya perilaku bundling atau tying in,” terangnya.

Ridho kembali mengingatkan kepada distributor untuk tidak melakukan pemaketan wajib untuk minyakita dengan produk lain seperti margarine atau sabun.(ng)