Puluhan Warga Geruduk Kantor DPRD Sumut, Tolak Penggusuran Bumper Sibolangit

Puluhan warga Bumper Sibolangit gelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut. Ist

Fokusmedan.com : Puluhan warga berasal Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut, di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Rabu (25/1/2023). Para pendemo meminta perlindungan dari anggota DPRD Sumut.

Puluhan warga ini, merupakan warga yang menduduki Bumi Perkemahan (Bumper) Kecamatan Sibolangit. Mereka menolak rencana penertiban atau penggusuran dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Salah satu pendemo, Boru Ginting, menyampaikan keluh kesah, wacana Pemprov Sumut akan melakukan penertiban atau menggusur rumah sebagai tempat tinggal mereka.

“Keluhan kami dari pihak perempuan rakyat Bandar Baru berhak tinggal di bumi Indonesia,” ucap Boru Ginting, menggunakan alat pengeras suara.

Para pendemo ini, dengan tegas menolak penggusuran rumah mereka di Bumper tersebut. Lanjut, Boru Ginting mengatakan mereka sudah tinggal puluhan tahun di situ. Bila digusur mau kemana mereka harus pindah?.

“Kami punya anak cucu yang harus kami layani dan rawat. Kini mereka mulai trauma. Nenek, Ibu kapan kita akan digusur?. Dimana, kami akan tidur. Mereka menanyakan juga dimana akan sekolah? Karena kalau ada penggusuran bagaimana cara kami untuk menyekolahkan anak-anak kami. Kami tolak penggusuran,” kata Boru Ginting.

Ia mengungkapkan kedatangan mereka untuk kedua kali untuk meminta perlindungan DPRD Sumut, terutama Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting. Pendemo berharap para wakil rakyat itu, bisa melindungi mereka.

“Apa maksudnya itu. Apakah mau memiskinkan rakyat Bandar Baru. Kami akan kehilangan tempat tinggal kami dan bagaimana kami untuk hidup. Kami perempuan yang wajib dilindungi oleh bapak anggota dewan,” ucap dia.

Para pendemo mengecam rencana Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melakukan penggusuran di Bumper, yang merupakan bagian dari aset Pemprov Sumut.

“Kami gak tahu apa maksudnya Gubernur sekarang yang ingin menggusur kami secara paksa. Tidak pernah berkordinasi. Jadi kami tidak ada pernah pigi dan pindah dari sana. Walau apapun terjadi sampai pertumpahan darah terkahir,” tuturnya.

Aksi unjuk rasa ini, disambut langsung oleh Anggota DPRD Sumut, Timbul Sinaga. Di depan para pendemo, ia mengatakan akan menyampaikan tuntutan pendemo kepada pimpinan DPRD Sumut dan segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pemprov Sumut dan warga Bumper Sibolangit.

“Maka secepatnya bisa kita diskusikan untuk mencari solusi yang terbaik. Semua yang terkait memiliki data, jadi kita harus diskusikan di RDP nantinya,” sebut Timbul.(Rio)