24/06/2024 9:31
NASIONAL

Gerindra Tunggu Lawan Sebelum Umumkan Cawapres Prabowo

Fokusmedan.com : Partai Gerindra belum menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilu 2024. Meskipun saat ini, Gerindra menggandeng PKB sebagai rekan koalisi.

Gerindra akan menggelar perayaan HUT ke 15 pada 8 Februari nanti. Namun, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menilai, momen HUT tersebut belum tentu dipakai untuk mengumumkan Cawapres.

“Kita sedang mendiskusikan tentang makna sederhana dan hikmat itu kepada dengan ketum pada waktunya nanti akan diumumkan,” ungkap Muzani kepada awak media di Jakarta, Senin (16/1).

Muzani membeberkan, dalam perayaan ke 15 partainya yang diadakan di DPP Gerindra kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Hanya fokus pada konsolidasi internal. Untuk memperkuat kembali rencana pemenangan Pemilu 2024 mendatang.

“Dari rencana sekarang ini kita akan fokus pada konsolidasi internal, konsolidasi dari kekuatan yang kami miliki, konsolidasi dari struktur yang kami miliki. Karena itu mungkin kami akan merayakan dalam bentuk yang sederhana di DPP,” imbuh Muzani.

2 dari 3 halaman

Sejalan dengan itu, partai yang bergambarkan kepala Garuda berwarna kuning itu mengaku tidak ingin terburu-buru juga. Pasalnya, dari pihak partai lain pun juga belum mengumumkan calon presiden dan wakil presiden.

“Wong calon presiden dari partai lain masih belum pada deklarasi, apalagi wakil presiden gitu loh kira-kira,” tandasnya.

Lebih lanjut, perihal akan peringatan ulang tahun Gerindra yang akan diselenggarakan secara sederhana dikatakan Muzani sesuai dengan mandat ketua umumnya. Mengingat di sejumlah daerah terdapat musibah.

Namun dalam perayaannya nanti tidak mengurangi rasa kesederhanaannya.

“Situasi bencana terjadi di berbagai macam daerah Jawa Tengah banjir tak kunjung surut, didaerah Jawa Barat gempa dan beberapa tempat lainnya,” tuturnya.

“Pak prabowo meminta agar khidmat dari ultah partai Gerinda yang ke 15 tetap dilaksanakan secara khidmat namun beliau meminta tidak foya-foya, tidak hura-hura, tetap tidak mengurangi makna kesederhanaan sebagai bentuk keprihatinan,” sambung dia.(yaya)