14/06/2024 5:43
NASIONAL

Reaksi PDIP Saat Megawati Diusulkan jadi Capres 2024

Fokusmedan.com : Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diusulkan oleh kalangan muda untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Usulan tersebut disampaikan oleh co-founder total politik Budi Adiputro.

Menanggapi usulan tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya harus mengetahui lebih dalam pihak mana yang mengusulkan hal tersebut. Agar, partainya dapat mengkaji lebih dalam lagi.

“Yang ngusulkan siapa? Anak-anak mudanya siapa dulu? Biar saya tanggapi yang jelas,” kata Hasto, saat ditemui di Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (8/1).

Kendati demikian, dia menilai pemimpin Indonesia memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. Sehingga, Megawati sebagai ketua umum yang bakal menentukan sosok capres dan cawapres akan mempertimbangkan segala aspirasi dari masyarakat.

“Untuk presiden dan wakil presiden ke depan itukan mengemban tanggung jawab yang tidak ringan. Akan jauh lebih berat daripada tahun 2014,” ucapnya.

“Karena itulah mari kita persiapkan segala sesuatunya dengan jernih agar 2024 lahir sosok pemimpin yang betul-betul mampu memikul tanggung jawab itu dan itulah Ibu Mega melakukan kalkulasi secara cermat dengan mempertimbangkan seluruh aspek melakukan kaderisasi partai tanpa pernah berhenti itu tujuannya untuk membangun masa depan Indonesia raya kita,” sambung Hasto.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Eriko Sutarduga menampung usulan Megawati Soekarnoputri sebagai capres di 2024 dan bakal disampaikan langsung kepada sang ketum. Dia mengapresiasi aspirasi dari kalangan anak muda itu.

“Ya tadi saya sudah sampaikan bahwa usulan dari Mas Budi tadi sebagai co-founder total politik harus kami sampaikan, karena bagaimana pun juga ini kan usulan anak bangsa yang juga mewakili anak muda,” katanya usai diskusi ‘Golden Tiket Capres PDIP: Mega Turun Gunung?’ di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (7/1).

Namun, Eriko tidak menjanjikan apakah Megawati mau menerima usulan itu. Dia berkata, tugasnya sebagai kader hanyalah memberi masukan. Soal keputusan, ada di tangan Megawati.

“Tapi apakah ini nanti menjadi keputusan dari beliau tentu kita tunggu saja, semua masukan-masukan, tentu kami dari DPP tentu memberikan masukan, karena kami ini adalah pembantu beliau,” imbuhnya.(yaya)