Kenali 4 Gejala Infeksi Paru sesuai Jenisnya

Ilustrasi gejala infeksi paru-paru. Ist

Fokusmedan.com : Gejala infeksi paru terkadang bisa sedikit berbeda, tergantung jenis dan penyebabnya.

Dilansir dari Healthline, penyakit ini dapat terjadi ketika kuman seperti virus, bakteri, atau jamur masuk dan merusak saluran udara sampai jaringan paru-paru.

Penyakit ini bisa bersifat ringan sampai parah dan mengancam jiwa. Kenali beberapa ciri-ciri infeksi paru sesuai jenisnya berikut.

Gejala infeksi paru pneumonia
Dikutip dari MedicalNewsToday di laman Kompas.com, Jumat (8/7/2022), pneumonia adalah infeksi yang memicu peradangan di paru-paru.

Penyakit ini menyebabkan kantong yang menampung udara di paru-paru membengkak dan penderita susah bernapas. Gejala infeksi paru pneumonia, di antaranya:

• Sesak napas
• Badan lemas
• Demam
• Sakit dada
• Kekurangan oksigen
• Kebingungan

Penderita pneumonia gejala berat perlu dirawat di rumah sakit, agar bisa segera diobati dan diberikan oksigen dengan alat bantu pernapasan.

Gejala infeksi paru TBC
Tuberkulosis atau dikenal dengan TBC adalah infeksi paru yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Beberapa tanda infeksi paru terkait TBC di antaranya:

• Batuk tak kunjung sembuh selama lebih dari tiga minggu, meskipun sudah diobati
• Batuk darah
• Sakit dada
• Berat badan turun tanpa sebab jelas
• Lemas
• Sering demam
• Kedinginan, terutama di malam hari

Penyakit infeksi paru ini perlu diobati. Selain mencegah komplikasi serius, tujuan penting lainnya juga untuk mencegah penyakit menular ke orang sekitar.

Gejala infeksi paru bronkitis
Bronkitis adalah infeksi yang menyerang bronkus. Saluran udara ini berguna untuk menyalurkan udara dari tenggorokan menuju paru-paru.

Bronkitis bisa disebabkan infeksi virus, bakteri, atau komplikasi flu dan salesma. Gejala infeksi paru ini di antaranya:

• Mengi dan batuk-batuk
• Batuk selama beberapa minggu setelah pilek
• Sakit dada
• Demam
• Badan lemas

Gejala infeksi paru pertusis
Pertusis atau batuk rejan adalah infeksi bakteri yang sangat menular dan sering menyerang bayi sertai anak-anak. Gejala pertusis di antaranya:

• Batuk terus-menerus sampai menyebabkan suara seperti mengi
• Sesak napas
• Terengah-engah saat beraktivitas

Penyakit ini bisa berbahaya pada bayi atau anak-anak yang daya tahan tubuhnya lemah. Namun, kabar baiknya ada vaksin untuk mencegah masalah kesehatan ini.

Cara mendeteksi infeksi paru
Meskipun beragam gejala infeksi paru bisa berbeda-beda sesuai jenisnya, tapi penyakit ini umumnya bisa dideteksi lewat pemeriksaan fisik dan penunjang.

Dokter biasanya akan memeriksa suhu tubuh, mendengarkan suara di dalam dada dengan stetoskop, sampai memeriksa ada tidaknya suara berderak dari dalam paru-paru.

Selain itu, penderita umunnya juga dianjurkan menjalani rontgen dada, CT scan, pemeriksaan kadar oksigen dalam darah, mengambil sampel lendir dari hidung, tes usap tenggorokan, sampai tes darah.(ram)