OJK Regional 5 Sumbagut Edukasi Pegawai Kecamatan, Kelurahan dan Desa di Deli Serdang

Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Yusup Ansori. Ist

Fokusmedan.com : OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara menggelar Edukasi Keuangan kepada lebih dari 100 orang pegawai kantor kecamatan, kelurahan dan desa di Deli Serdang dengan mengangkat tema “Pengenalan Akses Keuangan Daerah dan Pengelolaan Keuangan”.

Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Yusup Ansori mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan informasi akses keuangan kepada peserta serta cara mengelola keuangan pribadi.

“Kami berharap tingkat literasi keuangan di masyarakat Sumut semakin meningkat sehingga dapat semakin baik dalam memilih produk dan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan,” ujarnya melalui siaran tertulis, Jumat (24/6/2022).

Kegiatan edukasi ini menghadirkan dua pembicara dari OJK Regional 5 Sumbagut yaitu Analis Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Raya Theresia dan Analis Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Reza Leonhard.

Dalam paparannya, Reza menyampaikan berbagai program kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang telah dan akan terus dilakukan untuk mengakselerasi kemudahan akses produk/jasa keuangan di seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai perencanaan keuangan dan pemahaman atas perjanjian produk keuangan.

“Kita harus secara cermat merencanakan keuangan agar mampu mapan secara finansial. Selain itu, sebelum membeli produk keuangan seperti tabungan, investasi, atau asuransi, kita harus teliti memahami perjanjian agar mampu mengerti hak dan kewajiban kita sebagai konsumen,” ujar Raya.

Kabag Perekonomian dan SDA Pemkab Deli Serdang, Sry Ekayani memberikan apresiasi kepada OJK Regional 5 Sumbagut atas pelaksanaan acara edukasi keuangan ini. Eka menyampaikan harapan kepada OJK khususnya terkait program TPAKD untuk mempercepat akses keuangan di masyarakat Deli Serdang.

“Semoga ke depannya TPAKD dapat mengoptimalkan program KUR Klaster serta program One Village One Agent yaitu hadirnya agen Laku Pandai di setiap desa,” ucap Eka.

Pada kesempatan ini, OJK juga melakukan survei literasi keuangan kepada peserta kegiatan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman masyarakat terhadap berbagai produk dan jasa keuangan. Harapannya, hasil survey literasi dan inklusi keuangan di Sumatera Utara mampu meningkat dibandingkan hasil survey periode sebelumnya.(ng)