Dipecat IDI, Dokter Terawan Gabung PDSI Jadi Dewan Pelindung

Fokusmedan.com : Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI). Hal ini diungkapkan Ketua Umum PDSI, Brigjen TNIĀ (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto.

“Sudah (bergabung dengan PDSI) per Jumat (13 Mei 2022) kemarin,” katanya kepada merdeka.com, Minggu (15/5).

Jajang mengatakan PDSI sudah meminta kesediaan Terawan untuk menjadi pengurus. Terawan telah menyatakan siap.

“Kami tawari sebagai (dewan) pelindung. Respons beliau ya bersedia,” ucapnya.

Menurut Jajang, PDSI akan mengukuhkan Terawan sebagai dewan pelindung pekan depan. Namun, PDSI belum menentukan tanggal pasti pengukuhannya.

“Kita buat seremonial minggu depan,” ujarnya.

PDSI Dapat SK Kemenkum HAM

PDSI telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) bernomor AHU-003638.AH.01.07.2022. SK tersebut diterbitkan pada 10 April 2022.

Direktur Perdata Dirjen AHU Kemenkum HAM, Santun Maspari Siregar mengatakan penerbitan SK itu merupakan wujud pelaksanaan dan penghormatan atas prinsip kebebasan berserikat dan berkumpul.

“Pemberian pengesahan badan hukum tersebut merupakan wujud pelaksanaan dan penghormatan atas prinsip kebebasan berserikat dan berkumpul yang dijamin oleh konstitusi,” tegasnya, Rabu (27/4).

Menurut Santun Maspari, PDSI merupakan ormas berbadan hukum yang lahir berdasarkan staatblad 1870 nomor 64 beserta peraturan pelaksananya yang tunduk pada Undang-Undang Ormas.

Sebelumnya, hasil Muktamar Ke-31 IDI di Banda Aceh, Maret lalu memutuskan pemberhentian tetap Terawan sebagai anggota. Keputusan itu diambil oleh PB IDI setelah pengurus mendapat rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI. Terawan dipecat karena dianggap melakukan pelanggaran etika berat.

PDSI Deklarasikam Diri

PDSI mendeklarasikan diri pada 27 April 2022. Visi PDSI yakni menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Sedangkan misinya ada tiga. Pertama, mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi yang profesional.

Kedua, meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota. Terakhir, mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.(yaya)