Putra-Putri Asal Medan Terpilih Sebagai Pemenang Duta GenRe Sumut

Fokusmedan.com : Putra putri asal Kota Medan, yakni Alvi Syahrin dan Dwi Laila terpilih sebagai pemenang Duta GenRe (Generasi Berencana) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2022.

Keduanya terpilih setelah mengungguli para peserta lain, yang pesertanya diikuti 50 orang dari 14 Kabupaten/Kota.

Sebagai Runner-up I Katagori Putra, diraih Muhammad Syahputra asal Langkat dan Runner-up II diraih Muhammad Efedin Hasyim asal Tebingtinggi. Kemudian menjadi Runner-up I Katagori Putri, diraih oleh Shanaz Al Zamru asal Medan dan Runner-up II diraih Salsabila Affan juga asal Medan.

Untuk Katagori The Best Intelegensia, pada segmen putra diraih oleh Kanda Bagaskara asal Tanjungbalai dan pada segmen putri diraih Indah Adelia dari Medan. Berikutnya Katagori The Best Favorit untuk segmen putra diraih Andika Yuda Tama dari Medan dan pada segmen putri diraih Inggrid Octaviana Situmeang juga asal Medan.

Sedangkan Katagori The Best Motivator pada segmen pria diraih Mhd Fiqri Azhari Marpaung asalg Labuhanbatu family dan pada segmen putri diraih Rahmi Fadillah asal Sibolga. Lalu untuk Katagori The Best Poster pada segmen putra diraih oleh Kevin Joel Bangun asal Karo dan pada segmen putri diraih Nailah Salsabila asal Deliserdang.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut Muhammad Irzal mengatakan, pemilihan Duta GenRe ini sebagai suatu bentuk edukasi bagi remaja kita terutama dalam mempersiapkan keluarga berencana.

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan wadah bagi remaja dalam memberikan edukasi kesesamanya, terutama terkait kiat kesehatan reproduksi remaja, tidak menikah usia muda, tidak seks bebas, serta tidak terlibat HIV/AIDS dan narkoba.

“Kepada remaja dan keluarga kita, ini harus zero (kasus),” sebutnya.

Ia menerangkan, besarnya jumlah penduduk Sumut sebesar 14,8 juta jiwa, sebanyak 2,5 juta di antaranya adalah remaja. Karenanya menurut dia, terobosan ini penting, mengingat angka stunting di Sumut masih sebesar 25,8 persen.

“Artinya di dalam 100 ribu orang, ada 250 balita stunting lahir pada tahun 2021. Target kita tahun 2024 nanti angka stunting harus di bawah 14 persen. Jadi remaja kita harus dipersiapkan sebelum nantinya menikah dan hamil,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi mengaku berbangga hati ada anak remaja Sumut mau mengikuti pemilihan Duta GenRE. Sebab, sebut dia, secara universal, keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh para remajanya di masa sekarang.

“Karenanya remaja perlu mendapatkan perhatian khusus agar perkembangan dan pertumbuhannya memiliki kualitas optimal,” ucapnya.

Nahal berharap, Duta GenRe yang terpilih bisa menjadi duta yang hebat terkait memberikan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat tentang keluarga berencana baik. Tak hanya itu, dia juga berharap, melalui kompetisi ini angka stunting Sumut bisa mencapai angka di bawah 20 persen.

“Jangan sampai sudah terpilih tapi stunting naik lagi. Saya berharap kepada kalian semua. Saya bermohon kita boleh bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dan saya akan ikut membantu agar Sumut angka stuntingnya lebih rendah dari sekarang,” tandasnya.(riz)