Dewan Ulama PAS Dukung Peniadaan Izin Tempat Perjudian Baru di Kedah

Ilustrasi tempat judi di Malaysia. Ist

Fokusmedan.com : Dewan Ulama Partai Islam se-Malaysia Pusat (DUPP) mendukung penuh pengumuman terbaru oleh Pemerintah Negeri Kedah yang tidak lagi memberikan izin tempat-tempat perjudian baru mulai 2022.

“Tidak ada lagi izin tempat perjudian baru akan dikeluarkan oleh semua kawasan pihak berkuasa setempat (PBT) di Kedah,” ujar Ketua Penerangan Dewan Ulama PAS Pusat, Ustad Mohammad Nor Bin Hamzah di Kuala Lumpur dikutip Antara, Senin (15/11/2021).

Sedangkan aktivitas penjualan minuman keras secara terbuka di semua kawasan PBT, ujar dia, juga akan dibatasi hanya kepada orang bukan Islam saja.

“Pengumuman ini merupakan tindakan yang proaktif untuk meningkatkan tahap kesejahteraan rakyat Negeri Kedah Darul Aman searah dengan larangan dari Allah SWT,” katanya.

Dia mengatakan sesungguhnya arak, judi, pemujaan berhala dan mengundi nasib dengan batang-batang anak panah adalah keji dan perbuatan setan.

Menurut dia, tindakan Pemerintah Kedah yang tegas dalam isu ini perlu didukung sepenuhnya karena merupakan salah satu tindakan relevan bagi menghindari tabiat buruk yang terus merusak masyarakat.

Mohammad Nor mengatakan selain itu perjudian memberi dampak negatif terhadap kesehatan, kestabilan keluarga, beban ekonomi, kriminal serta keselamatan umum.

“DUPP berpendapat keutamaan untuk melahirkan negara berbudaya sehat dan sejahtera harus menjadi agenda utama di dalam negara kita walaupun ada pandangan lain yang berhujah bahwa hak berjudi hanya dalam kalangan rakyat bukan beragama Islam,” katanya.

Saat ini tempat-tempat perjudian resmi beroperasi pada sejumlah tempat di Malaysia termasuk di Kuala Lumpur di antaranya adalah Sports Toto Malaysia Sdn Bhd yang merupakan perusahaan perjudian yang didirikan oleh Pemerintah Malaysia pada 1969. Perusahaan ini difokuskan pada pengomersilan permainan berdasarkan empat angka.(ng)