15/04/2024 17:08
NASIONAL

Rendahnya Kepercayaan Masyarakat akan Pengaruhi Penerapan Aplikasi PeduliLindungi

Fokusmedan.com : Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Media Wahyudi Askar mengatakan, tingkat literasi masyarakat aplikasi PeduliLindungi masih rendah. Sehingga akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap penerapan aplikasi tersebut.

“Dalam konteks pasar rakyat, tidak semua masyarakat memiliki literasi digital yang baik. Sebagian masyarakat juga bahkan tidak memiliki telepon pintar,” katanya kepada Liputan6.com, Minggu (26/9).

Media menambahkan, kalau rencana penerapan teknologi digital selama pandemi adalah sebuah keharusan. Tetapi langkah itu tidak terlepas dari berbagai faktor, mulai dari kesiapan masyarakat, keamanan data hingga integrasi layanan.

Sementara itu, Sekjen Induk Koperasi Pedagang Pasar, Ngadiran mengatakan langkah ini perlu lebih diperhatikan. Dia mengingatkan, jangan sampai penerapan ini minim aturan atau bahkan sebagai pencitraan semata.

Dia pun mengaku ragu terhadap penggunaan PeduliLindungi di pasar rakyat. Pasalnya, ia menilai masih banyak faktor yang belum bisa dipenuhi oleh pedagang maupun pengunjung pasar rakyat. Sehingga, hal ini bisa berdampak pada penerapan aplikasi menjadi tidak efektif.

“Saya belum yakin karena belum semua pedagang dan pengunjung punya HP Android (smartphone), jangan malah buat sepi omzet pedagang,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi akan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat. Hal ini dilakukan guna memastikan pasar rakyat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan COVID-19 sehingga dapat menggerakkan aktivitas perekonomian.

“Ada beberapa pasar rakyat yang akan diuji coba dengan memperhatikan tingkat vaksinasi pedagang dan pengelola pasar rakyat,” ujar Mendag dikutip dari Antara, Sabtu (25/9).(yaya)