22/05/2024 9:23
FOKUS MEDAN

Ombudsman Sumut akan Panggil Kalapas Terkait Viral Video Napi Lebam-lebam

Ilustrasi tahanan. Ist

Fokusmedan.com : Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) segera memanggil Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Tanjung Gusta, Kelas I Medan, terkait adanya dugaan penganiayaan warga binaan.

Hal ini disampaikan Kasi Penyelesaian Laporan Ombudsman Sumut, James Marihot Panggabean kepada wartawan, Rabu (22/9/2021) siang.

“Sudah dijadwalkan pemanggilan terhadap Kalapas Kelas I Medan, dan Kepala Pengamanan Lapas, ada dua orang yang dipanggil,” katanya.

Ia mengatakan pihak Ombudsman telah melayangkan surat undangan pemanggilan ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut di Jalan Sei Besitang Medan, untuk hadir pada Jumat (24/9/2021) nanti.

James menjelaskan pemanggilan ini untuk mendalami terkait dengan dugaan adanya penganiayaan dan pungutan liar (pungli) terhadap warga binaan Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Kita mendalami dugaan penganiayaan dan pungli,” tandasnya.

Diketahui, mencuatnya dugaan penganiyaan dan pungli di Lapas Tanjung Gusta setelah beredarnya video seorang pria yang merupakan narapidana Lapas Tanjung Gusta Medan, mengalami luka lebam-lebam di tubuhnya.

Dalam video disebutkan peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi di Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas I Medan. Kami bukan binatang, kami manusia Pak,” kata pria dalam video.

Pria dalam video juga menyebut adanya pungutan liar (Pungli). Mereka diminta uang Rp 30 hingga 40 juta.

“Kami di deren sampai bertahun-tahun di sini masalah kecil saja. Diminta uang Rp 30 juta, Rp 40 juta, baru bisa keluar. Kalau nggak kami dipukuli seperti ini,” kata pria dalam video.

 

(Rio)