Tinjau Gudang Bulog, Jokowi Pastikan Stok Beras untuk Disalurkan ke Warga Aman

Fokusmedan.com : Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Gudang Bulog di kawasan Jakarta Utara bersama Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Rabu (17/7). Jokowi ingin memastikan stok beras nasional cukup.

“Saya ingin memastikan bahwa stok nasional untuk beras itu cukup dan tadi pak Kabulog menyampaikan stok yang ada di Bulog 1 juta 373 ribu ton, artinya stok kita cukup,” kata Jokowi di gudang Bulog, Rabu (21/7).

Kepala Negara ingin mengecek dan mengontrol kesiapan dari bahan bahan beras yang akan diberikan kepada masyarakat. Dia turut senang beras-beras tersebut sudah disalurkan sejak Jumat (16/7) lalu.

“Saya senang ternyata ini sudah berjalan dari hari Jumat yang lalu jadi bukan akan tapi sudah berjalan di Jakarta dan seluruh provinsi di negara kita, jadi ini terus berjalan sudah mulai dan akan terus berjalan,” ujar dia

Eks Wali Kota Solo ini berharap bantuan beras bisa membantu rakyat di tengah pemberlakuan PPKM. Pemerintah, kata dia, juga menyalurkan program bantuan lainnya.

“Karena kita dalam penerapan PPKM, tapi selain beras ini juga ada subsidi listrik, bantuan sosial tunai, kemudian BLT desa, subsidi untuk internet, PKH dan lain-lainnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan tambahan bantuan sosial kepada masyarakat. Hal ini meringankan beban masyarakat akibat PPKM.

Menurut dia, pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) tambahan sebesar Rp 39,19 triliun untuk masyarakat yang akan dikucurkan secepatnya oleh Menteri Keuangan dan Menteri Sosial. Bantuan itu berupa beras Bulog 10 kilogram untuk 18,9 jutaa keluarga penerima manfaat (KPM).

Kemudian, bansos tunai untuk 10 juta KPM, pemberian ekstra 2 bulan untuk 18,9 juta KPM sembako. Disamping itu, ada bansos tambahan untuk 5,9 juta KPM di seluruh daerah.

Pemerintah juga memberikan tambahan anggaran kartu Pra Kerja sebesar Rp 10 triliun dan subsidi listrik rumah tangga untuk 450 volt dan 900 volt. Subsidi listrik ini akan diperpanjang 3 bulan sampai Desember 2021.

“Subsidi kuota internet untuk siswa, guru, dosen selama 6 bulan dan juga subsidi listrik sampai Desember 2021,” ucap Luhut dalam konferensi pers, Sabtu 17 Juli 2021.(yaya)