
Fokusmedan.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Medan saat ini tengah menyelaraskan program untuk upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda di Kota Medan.
Salah satunya dengan adanya rencana untuk membangun fasilitas ruang kreasi publik bagi anak muda, seperti ruang literasi dan sarana olahraga di sejumlah lokasi hingga tingkat kelurahan.
Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution saat talkshow Hari Anti Narkotika Internasional 2021 di Taman Lili Suheri, Medan pada Sabtu (26/6).
“Program kami bagaimana menyiapkan fasilitas bagi pemuda apakah itu lapangan terbuka, sarana olahraga ataupun taman literasi di setiap kelurahan sehingga anak-anak muda kita memiliki wadah untuk berkreativitas dalam mengisi waktu kosongnya,” kata Bobby.
Melansir dari unggahan akun Instagram @pemko.medan pada Sabtu (27/6), berikut informasi selengkapnya.
Bobby mengaku sering mendapatkan keluhan dari masyarakat, bahwa lahan-lahan kosong lah yang sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba.
Untuk itu, nantinya Pemkot akan memanfaatkan lahan kosong tersebut untuk membangun ruang literasi dan sarana olahraga agar bisa dimanfaatkan para kaum remaja untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.
“Lapangan kosong yang ada di kelurahan itu bisa dimanfaatkan untuk membangun lapangan futsal, bulu tangkis. Kita harus support lapangan seperti itu, hanya butuh kita tambahkan wifi, itu bisa jadi tempat yang efektif untuk mengantisipasi mencegah narkoba. Ini yang ke depannya akan kami lakukan,” ujarnya.
Bobby berharap, nantinya ruang literasi dan sarana olahraga tersebut bisa mencegah peredaran narkoba di kalangan remaja. Pasalnya, menurut Bobby, tingginya tingkat peredaran dan penggunaan narkoba di kalangan remaja ini disebabkan kurangnya aktivitas yang dapat mengalihkan pemikiran untuk mengonsumsi narkoba.
“Kita mau mengembalikan anak-anak atau kaum muda bisa memanfaatkan waktu kosongnya lebih efektif. Harus bisa disisipkan waktunya ini oleh kegiatan yang lebih berguna,” ujarnya.
Selain itu, sarana fasilitas ini diharapkan bisa meningkatkan dan mengembangkan kreativitas pemuda di Kota Medan.
“Kita tahu Kota Medan memiliki banyak talent yang memiliki kreativitas yang tinggi, karena itu kami mendukung dengan memfasilitasi mereka agar mampu mengembangkan kemampuan dirinya,” lanjut Bobby.
Salah satu yang akan diubah menjadi tempat kreasi publik adalah Taman Lili Suhairi, yang berada di Jalan Listrik, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.
“Kita sepakati kalau Taman Lili Suheri ini kita jadikan taman kreatif,” kata Bobby.
Dengan membenahi Taman Lili Suheri, Bobby berharap seni dan kreativitas para kaum milenial di Kota Medan dapat maju dan lebih berkembang.
“Jangan hanya satu golongan tau kelompok, tapi semua kelompok kreatif, anak muda ada di sini. Kami Pemkot Medan pasti siap mengembangkan ini,” ujarnya.(yaya)
