Interpol Sebut Ratusan Ribu Apotek Online Jual Obat & Alat Tes Covid Palsu Ditutup

Fokusmedan.com : Interpol menyampaikan pada Selasa, pihak berwenang di 92 negara menutup 113.000 situs web dan toko online yang menjual obat dan produk medis palsu bulan lalu, termasuk masker dan alat tes Covid-19 palsu.

“Karena pandemi memaksa lebih banyak orang beralih ke online, para pelaku kejahatan dengan cepat menargetkan ‘pelanggan’ baru ini,” jelas Sekjen Interpol, Jurgen Stock, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Arabiya, Rabu (9/6).

Interpol menyampaikan, alat tes Covid palsu ditemukan lebih dari setengah dari seluruh alat kesehatan yang disita dari 18 Mei sampai 25 Mei. Sementara pihak berwenang Italia menemukan lebih dari 500.000 masker bedah palsu dan 35 mesin untuk memproduksi dan mengemas masker tersebut.

Polisi menangkap 227 orang di seluruh dunia dan menemukan produk farmasi senilai USD 23 juta.

“Sementara beberapa individu secara sadar membeli obat-obatan terlarang, ribuan korban tanpa disadari membahayakan kesehatan dan nyawa mereka,” jelas Jurgen Stock.

Obat-obatan palsu dan terlarang juga ditemukan disembunyikan dalam kemasan pengiriman pakaian, perhiasan, mainan, dan makanan.

Sekitar 9 juta perangkat dan obat-obatan yang disita adalah jumlah tertinggi sejak Interpol mulai mengoordinasikan kampanye obat palsu, yang dikenal sebagai operasi Pangea, pada tahun 2008.