Operasi Ketupat Toba 2021 Dinilai Mampu Mengantisipasi Ledakan Covid-19

Fokusmedan.com : Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2021 sejak 6-17 Mei 2021 dinilai berperan penting dalam menekan ledakan kasus Covid-19.

Hal ini diakui Jubir Satgas Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengingat jumlah kenaikan kasus Covid-19 di Sumut cenderung melambat, meski kasus baru masih ada ditemukan.

“Artinya, upaya untuk menemukan kasus baru bisa menjadi lebih cepat. Ini juga dapat menghambat laju penularan Covid-19 dari luar untuk masuk ke Sumut,” sebutnya kepada wartawan, Selasa (18/5/2021).

Ia menuturkan, bila seandainya penyekatan justru tidak dilakukan oleh kepolisian, bisa jadi jumlah kasus Covid-19 yang ada di Sumut akan menjadi lebih tinggi. Sebab, dengan banyaknya orang yang membawa Covid-19 dari luar, akan semakin lebih berpotensi untuk menciptakan kasus-kasus baru.

“Dengan adanya Operasi Ketupat Toba 2021, maka ledakan kasus Covid-19 di Sumut bisa terhindari,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Operasi Ketupat Toba 2021 merupakan wujud dari keseriusan Polda Sumut dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Ia menjelaskan, selama operasi ini dilaksanakan, tercatat total 11.089 kendaraan yang diputar balik dari 15.208 kendaraan yang diperiksa.

Selain memutar balik kendaraan, lanjutnya, petugas di lapangan juga telah memeriksa sebanyak 10.946 orang penumpang dengan swab antigen. Dari hasil pemeriksaan tersebut, terdapat 7 orang penumpang yang hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

“Kami melakukan penyekatan di 73 titik batas wilayah, memutar balik kendaraan dan memeriksa para pemudik,” ungkapnya.

Untuk mengawal pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2021, Polda Sumut mengerahkan hingga 11.600 personel gabungan.(riz)