Sudah Bertahun-tahun, Jalan di Sari Rejo Hancur karena Sampah

Ruas jalan rusak karena tumpukan sampah. Ist

Fokusmedan.com : Bertahun-tahun lamanya ruas jalan Gang Kurnia, di Jalan Cempaka Lingkungan 4 Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia rusak parah karena jalan tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah.

Di kanan kirinya, sampah meninggi menjadi punggungan. Pejalan kaki akan kesulitan untuk terhindar dari kotor bila melintasi jalan ini. Pengendara sepeda motor harus berhati-hati sebab jalan selalu tergenang air menutupi bagian jalan yang berlubang. Tak jarang, motor yang memaksa lewat bernasib apes karena bannya bocor terkena paku.

Kawasan ini dulunya adalah persawahan namun kini tak ditanami lagi. Air tetap mengalir membelah jalan. Jalan air ini sudah tertutupi sampah dan air akhirnya meluap ke jalan.

Apabila hujan, kondisinya makin parah. Sampah akan bercampur air menggenang di badan jalan. Kotor sekali.

Muhar Rizal, warga Gang Kurnia mengatakan bahwa kondisi ini telah lama mereka tanggung. Jalan mereka rusak, bau sampah menguap ke pemukiman. Mereka yang tinggal di sekitar sulit tak berdaya untuk melarang orang membuang sampahnya ke lokasi itu.

“Sudah bertahun-tahun kondisinya seperti ini,” kata Muhar, Minggu (2/4/21).

Ternyata, salah satu penyebab masih banyaknya warga yang membuang sampah di lokasi ini karena meskipun banyak warga yang membayar retribusi pengutipan sampah sebesar Rp 25.000 per bulan, namun kinerja petugas kebersihan tak setiap harinya datang mengutip sampah. “Paling satu minggu (pekan) itu datang dua kali,” kata Johanes, warga Lingkungan 5.

Tentu ini persoalan. Kondisi ini juga terjadi di beberapa lingkungan lain di Sari Rejo. Akibatnya, sering terlihat lahan kosong dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Kami warga berharap Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution tahu persoalan kami dan dapat membantu kami. Apalagi beliau sedang fokus menangani masalah banjir dan sampah,” pinta Muhar.

Memang saat ini di Sari Rejo termasuk di Lingkungan 4 dan 5 terlihat sedang dilakukan pembangunan parit oleh Pemko Medan. Ini bagian dari salah satu fokus Wali Kota Medan Bobby Nasution yakni penanganan banjir dan sampah di Medan.

Namun, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda penanganan sampah Gang Kurnia.

Pada Januari 2020 silam, sampah di lokasi ini sempat dikeruk oleh alat berat dan di ratakan. Lurah Sari Rejo Nurainun ketika itu menyebut bahwa akan ada anggaran yang akan dialokasikan untuk rabat beton jalan itu. Setelah jalan diperbaiki, maka selanjutnya di kanan kiri jalan akan dibuatkan bambu agar orang tak lagi membuang sampah di lokasi itu.

Namun, pengalihan anggaran karena pandemi Covid-19 kemudian menyebabkan rencana tersebut tak terwujud sampai sekarang.

(Rio)