23/07/2024 2:25
FOKUS MEDAN

Januari – Februari 2021, Sebanyak 24 Pengendara Tewas Kecelakaan di Medan

Kecelakaan beruntun di Jalan Setia Budi Ujung. Ist

Fokusmedan.com : Satlantas Polrestabes Medan mencatat sepanjang periode Januari hingga Februari 2021, terjadi 206 kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah Kota Medan sekitarnya.

Wakasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Edward Saragih mengungkapkan dari 206 kecelakaan yang terjadi, korban jiwa sebanyak 24 orang.

“Sepanjang Januari hingga Februari 2021, 24 orang pengendara tewas kecelakaan di wilayah hukum Polrestabes Medan,,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Edward menguraikan untuk korban luka berat berjumlah 116 orang pengendara dan luka ringan ada 115 orang pengendara. Dengan kerugian material mencapai Rp353.250.000.

“Untuk kasus tabrak lari ada 109 kasus tabrak lari yang terjadi di wilayah hukum Satlantas Polrestabes Medan,” bebernya.

Wakasat Lantas kemudian menjelaskan secara rinci, untuk bulan Januari ada terjadi 104 Laka dengan korban tewas 8 orang, luka berat 62 orang, luka ringan 57 orang, kerugian material Rp95.000.000 dan tabrak lari mencapai 57 kasus.

Sedangkan Februari terjadi 102 Laka, dengan korban tewas mencapai 16 orang dan luka berat 54 orang, luka ringan mencapai 58 orang dengan kerugian material Rp258.520.000 dan korban tabrak lari mencapai 52 kasus.

Paling Banyak Terjadi di Sunggal dan Delitua

Untuk jajaran Lantas Polsek sambung Edward, korban tewas terbanyak di wilayah hukum Polsek Sunggal dan Polsel Delitua masing-masing 7 korban tewas lakalantas.

“Polsek Sunggal terjadi 49 kasus Laka dengan korban tewas 7, luka berat 24 orang, luka ringan 31 orang. Sedangkan, Polsek Delitua terjadi 29 kasus Laka, korban tewas 7 orang, luka berat 17 orang, luka ringan 14 orang,” ujarnya.

Atas kondisi ini, Wakasat Lantas mengimbau masyarakat khususnya pengendara agar mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan ketika berkendara di jalan raya.

“Tetap patuhi peraturan lalu lintas, dan mengecek kelaikan kendaraan sebelum berkendara,” pungkasnya.

(Rio)